Usai Santap Menu MBG, Belasan Murid SMPN 2 Karimun Masuk Puskesmas, Petugas Ambil Sampel Makanan

436

Karimun, Posmetrobatam.co:  Dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dialami sejumlah siswa di SMP Negeri 2 Kabupaten Karimun. Belasan murid harus mendapatkan perawatan medis. Kasus ini masih ditangani pihak kepolisian.

“(Kasus keracunan) sedang dalam proses penyelidikan oleh Polres Karimun,” kata Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, Kamis (25/9).

Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti sejumlah siswa mengalami sakit perut usai mengkonsumsi makanan MBG hingga dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Sebelumnya, personel Samapta Polres Karimun membantu mengevakuasi sejumlah siswa SMP Negeri 2 Karimun yang diduga keracunan usai menyantap hidangan MBG pada Kamis pagi.

Kejadian terjadi sekitar pukul 09.30 WIB, sejumlah siswa mengeluh sakit perut usai mengkonsumsi menu MBG di SMP Negeri 2 Karimun.

BACA JUGA:  RAPI Films Mempersembahkan Film Drama Komedi Check Out Sekarang, Pay Later (Caper) Tayang 6 Pebruari

Hingga siang jumlah siswa yang dibawa ke Puskesmas Tanjung Balai dan RSUD Muhammad Sani sebanyak 14 orang.

Sebanyak 507 paket MBG didistribusikan oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karimun Sungai Lakam I.

“Keterangan wakil kepala sekolah awalnya empat siswa yang sakit dan segera dibawa ke UKS,” kata Kasat Samapta Polres Karimun AKP Rizal Rahim.

Melihat jumlah siswa yang mengeluh sakit perut bertambah, pihak sekolah lalu menghubungi tenaga medis. Sekitar pukul 11.30 WIB, ambulans Puskesmas Tanjung Balai tiba, dibantu personel Samapta Polres Karimun untuk mengevakuasi siswa.

Petugas kesehatan bersama aparat juga melakukan pengambilan sampel makanan yang terdiri atas nasi putih, telur, tempe, acar, dan buah semangka untuk pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA:  Simak dan Perhatikan Menurut Pandagan Islam Bagaimana Hukumnya Orang Berpacara saat Bulan Ramadan

Dia mengatakan saat ini empat siswa sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan 10 siswa lainnya masih menjalani perawatan di Puskesmas Tanjung Balai dan RSUD Muhammad Sani.

Rizal menambahkan, dalam kejadian ini, personel Samapta Polres Karimun ikut mendampingi tim kesehatan untuk mengambil sampel makanan.

“Kami juga ikut mendampingi pengambilan sampel makanan agar penyebab pasti segera diketahui,” kata Rizal.(ant)