300 Pelaku UMKM Batam Ikuti Sertifikasi Halal dan Pelatihan dari BCA

379

Dukung Perluasan Pasar, Memenuhi Standar Halal

Batam, Posmetrobatam.co: Sebanyak 300 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Batam mengikuti sertifikasi halal dan pelatihan leh PT Bank Central Asia Tbk (BCA) di Batam, di Golden Prawn. Bengkong, Jumat (8/8)

Pelaku UMKM Batam, menerima pendampingan untuk memenuhi standar halal, mendapat dukungan penerbitan sertifikat halal gratis, serta pelatihan peningkatan kualitas produk & pasar untuk memperkuat bisnis.

Pembukaan sertifikasi halal dan pelatihan UMKM 2025 BCA di Batam dihadiri Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah Provinsi Kepulauan Riau Riki Rionaldi, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Batam Salim, Kepala OJK Provinsi Kepri Sinar Danandjaya, Kepala Tim Implementasi KEKDA Bank Indonesia (BI) Kepri Adik Afrinaldi, LP3H UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Wakil Rektor 3 Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan Abdur Rozaki, serta Direktur BCA Hendra Tanumihardja.

Program ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM di Batam dan sekitarnya untuk meningkatkan kualitas produk, mengembangkan skala usaha, serta memperkuat daya saing di pasar domestik pun global.

Direktur BCA Hendra Tanumihardja menjelaskan, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pusat industri halal dunia. Keterlibatan UMKM dalam perjalanan mewujudkan visi tersebut menjadi sangat krusial, karena pelaku usaha segmen ini mendominasi jumlah bisnis di Indonesia.

BACA JUGA:  Dampak Kenaikan BBM, Pengusaha Logistik Batam Bersiap Naikkan Tarif

“Melalui sertifikasi halal dan pelatihan UMKM, BCA mendukung langkah pemerintah memperkuat ekosistem industri halal sekaligus mendorong perkembangan UMKM. Kami berharap para pelaku UMKM m99emanfaatkan program ini secara optimal, sehingga kualitas produk dan jangkauan pasar mereka semakin meningkat,” kata Hendra Tanumihardja.

Selain memfasilitasi biaya penerbitan sertifikat halal bagi pelaku UMKM, BCA juga membantu para pengusaha memperoleh NIB secara gratis & mudah. Tak hanya itu, BCA
membantu pelaku UMKM mengoptimalisasikan transaksi usaha melalui pembukaan rekening secara daring, aktivasi metode pembayaran QRIS melalui aplikasi Merchant BCA, akses ke fasilitas pembiayaan usaha (KUR) dan produk lainnya, hingga edukasi pengembangan kapasitas UMKM melalui 3 pilar (pelaku, pasar dan produk dan business model canvas).

Setelah pelatihan berakhir, BCA menyediakan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk mendapatkan coaching clinic serta pelatihan digital marketing secara online & terjadwal.
Sertifikat halal merupakan hal penting bagi pelaku UMKM, terutama untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing produk serta jasa.

Urgensi sertifikat ini semakin besar bagi pelaku usaha di Indonesia yang merupakan negara dengan populasi umat Islam terbesar di dunia. BCA bertekad melanjutkan program sertifikasi halal, dan memfasilitasi penerbitan 2.000 sertifikat halal bagi UMKM sepanjang 2025.

BACA JUGA:  Amsakar Tampung Informasi Kebutuhan Kantor Kecamatan dan Kelurahan di Batam

Sejak 2023, BCA telah memfasilitasi penerbitan 3.000 sertifikat halal bagi pelaku UMKM dari berbagai daerah. Rinciannya, pada 2024 BCA membantu pencetakan 2.000 sertifikat halal
bagi UMKM di 24 kota/kabupaten di 13 provinsi. Kemudian, pada 2023 BCA membantu penerbitan 1.000 sertifikat halal bagi pelaku usaha di kota/kabupaten di 9 provinsi.

“Kami sangat antusias melanjutkan program sertifikasi halal dan pelatihan UMKM tahun ini. Seluruh materi pelatihan dan pembinaan telah kami rancang khusus, untuk membantu
UMKM menjawab berbagai kendala dalam menjalankan bisnis, terutama di dalam koridor halal,” ujar Hendra.

Sementara, EVP Corporate Communication & Social
Responsibility BCA Hera F. Haryn menambahkan, berkomitmen menyelenggarakan program ini di berbagai daerah dan manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh pelaku UMKM dari berbagai latar belakang
dan sektor usaha.

“Semoga program ini dapat memfasilitasi banyak pelaku UMKM unggul untuk memperoleh sertifikat halal, dan berkontribusi aktif dalam penguatan industri halal
serta mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Hera F. Haryn.

BACA JUGA:  Wakil Gubernur Kepri Apresiasi Penanggulangan Penyelundupan Narkotika 1,9 Ton oleh TNI AL

Sertifikasi Halal UMKM BCA merupakan bagian dari program berkelanjutan BCA di bawah payung Bakti BCA. Selain mengadakan workshop sertifikasi halal, dukungan berkelanjutan BCA untuk UMKM tercermin melalui pelaksanaan Pojok UMKM, BCA UMKM Fest,
pembinaan UMKM desa wisata, partisipasi 32 UMKM di Trade Expo Indonesia 2024, dan pelatihan UMKM Go Export. BCA juga proaktif membantu perluasan pasar sejumlah pelaku
UMKM binaan, yang potensi nilai ekspornya mencapai lebih dari Rp100 miliar pada 2024.

Pada Juli lalu, BCA melakukan inkubasi UMKM Go Export khusus area Jabodetabek & Lampung. Komitmen BCA mendukung UMKM go global terus dijalankan secara konsisten &
terukur.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau, Sinar Danandjaya, memberikan apresiasi atas pelatihan yang diprakarsai oleh Bank Central Asia (BCA). Pelatihan ini membahas berbagai ilmu penting, termasuk sertifikasi halal serta proses ekspor makanan ke Singapura.

Sinar Danandjaya menyoroti kehadiran tokoh dari LP3H UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Wakil Rektor 3 Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan Abdur Rozaki, yang turut memberikan materi terkait sertifikasi halal.

“Sertifikasi halal penting agar konsumen tidak hanya mendapatkan makanan yang sehat, tetapi juga berkah,” pungkas. (hbb)