Capaian Kinerja Polresta Barelang Ungkap 98 Kasus, 75 Telah Selesai

173

Batam, Posmetrobatam.co: Capaian kinerja Polresta Barelang sepanjang tahun 2025, berhasil mengungkap 98 kasus tindak pidana, dengan 75 kasus di antaranya telah diselesaikan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 134 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono menyampaikan dalam rilis Akhir Tahun 2025 Polresta Barelang yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, di Mapolresta Barelang, Selasa (30/12/2025).

Sementara, di bidang lalu lintas, tercatat 1.043 kasus kecelakaan sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, 33 orang meninggal dunia, 151 orang mengalami luka berat, dan 1.157 orang mengalami luka ringan.

“Kami akan terus melakukan langkah antisipatif dan preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Batam,” tegas Anggoro.

BACA JUGA:  Sosialisasi Pengembangan Program Strategis Nasional, Menteri Bahlil Temui Masyarakat Rempang

Selain itu, jumlah pelanggaran lalu lintas pada tahun 2025 mencapai 15.582 kasus. Anggoro menegaskan komitmen Polresta Barelang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Rangkaian kegiatan rilis akhir tahun ditutup dengan pemusnahan barang bukti knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis sebagai wujud komitmen Polresta Barelang dalam penegakan hukum serta menciptakan lingkungan berlalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di Kota Batam.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Barelang atas kinerja dan berbagai terobosan yang dilakukan sepanjang tahun 2025. Amsakar menilai, kinerja Polresta Barelang berjalan sangat baik dan berdampak nyata terhadap stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat di Kota Batam.

BACA JUGA:  Hampir Sebulan Sampah Tak Diangkut di Citra Laguna II,  Lalat dan Belatung Masuk ke Rumah Warga

“Jika kita melihat dari kacamata pemerintah daerah, kinerja Polresta Barelang sangat baik. Indikatornya jelas, mulai dari situasi kamtibmas yang relatif terkendali, tingkat kriminalitas yang berhasil diungkap dan diselesaikan, hingga berbagai terobosan yang dilakukan,” kata Amsakar.

Selain itu, ia juga menyoroti masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Batam. Namun, ia mengapresiasi langkah inovatif Polresta Barelang yang mengenalkan pendidikan tertib berlalu lintas melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

“Dengan tingginya kasus kecelakaan lalu lintas di Batam, Alhamdulillah Polresta Barelang memiliki terobosan dengan memasukkan pemahaman tertib berlalu lintas sebagai ekstrakurikuler di sekolah. Ini langkah strategis untuk membangun budaya disiplin sejak usia dini,” pungkasnya. (hbb)

BACA JUGA:  Pernyataan Sikap DPD PDI Perjuangan Kepri Menolak Bentuk Kecurangan