Batam, Posmetrobatam.co: Pendapatan asli daerah (PAD) sepanjang 2025 mengalami peningkatan, mencapai Rp2,36 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,78 triliun.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, capaian tersebut mencerminkan mulai pulihnya aktivitas ekonomi sekaligus optimalisasi pengelolaan pendapatan daerah.
“Hal ini menunjukkan bahwa perekonomian Batam terus bergerak positif dan semakin bergairah,” ujarnya dalam keterangan resminya, Selasa (31/3).
Kenaikan tersebut turut mendorong peningkatan total pendapatan daerah yang pada 2025 tercatat sebesar Rp4,29 triliun, dibandingkan 2024 sebesar Rp3,7 triliun.
Ia menjelaskan, kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah juga mengalami peningkatan, dari 47 persen pada 2024 menjadi 55 persen pada 2025.
Menurut dia, capaian tersebut tidak terlepas dari upaya intensifikasi dan optimalisasi pajak daerah yang dilakukan pemerintah, seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi di Batam.
Amsakar menegaskan, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 memiliki arti penting karena menjadi tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra.
“LKPJ ini bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga menjadi ruang evaluasi untuk memastikan setiap rupiah dalam APBD dikelola secara optimal demi kesejahteraan masyarakat Batam,” katanya.
Selain capaian di sektor pendapatan, Pemko Batam juga mencatat berbagai kinerja positif di bidang pelayanan publik sepanjang 2025, di antaranya sektor pendidikan, kesehatan dan tata kelola pemerintahan.
Pemko Batam juga berhasil meraih sejumlah penghargaan nasional, termasuk predikat kota terinovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) serta pengakuan sebagai Kota Layak Anak.
Terpisah, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah mengatakan, sejumlah sektor dinilai masih memiliki potensi untuk terus meningkatkan PAD.
“Masih bisa bertambah lagi, terutama untuk retribusi persampahan oleh Dinas Lingkungan Hidup, pendapatan parkir oleh Dinas Perhubungan, serta peningkatan pelayanan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD),” katanya.(ant)









