Pawai Takbir Kendaraan Hias, Perkim Bintan Tampil Memukau dengan Miniatur Musola Ala Timur Tengah

158

Bintan, Posmetrobatam.co: Penuh gemerlap, Bupati Bintan Roby melepas puluhan kendaraan hias, roda empat dan roda dua, dalam rangka Pawai Takbir Idul Fitri 1446 Hijriah.

Roby tak sendiri. Orang nomor satu di Bintan itu didampingi Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti, FKPD Bintan, Sekda Bintan dan jajaran OPD Bintan.

Kegiatan Pawai Takbir tingkat Kabupaten ini dipusatkan di depan Gedung Megat Seri Rama atau lebih dikenal sebagai Gedung LAM Bintan, Kijang Kota, Minggu (30/3) malam.

Di lokasi terlihat berbagai kendaraan hias mulai dari replika masjid, gugusan kubah dan menara hingga ornamen-ornamen khas Timur Tengah, yang dipadu dengan lampu berwarna-warni telah berjejer sejak pukul 19.30 WIB.

Sebanyak 35 kendaraan hias, ditambah 49 truk dan 7 pick-up serta ratusan kendaraan roda dua memadati badan jalan.

Bupati Bintan sebelum melepas peserta Pawai sempat menyampaikan ungkapan kegembiraan dan rasa syukur melihat antusias masyarakat dalam memeriahkan salah satu hari besar bagi umat Muslim ini. Bagi Roby, semangat semacam ini yang harus terus dipupuk di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Bersama Menkominfo RI dan Ketua KPI Pusat, Gubernur Ansar Jadi Narsum Dialog 'Penyiaran Merawat Perbatasan'

“Bapak ibu semua, sebuah kebanggaan di hari kemenangan melihat masyarakat kita yang luar biasa antusiasnya. Tetapi ingat, jaga ketertiban, ini bukan uforia semata, jangan kesampingkan bahwa ini salah satu bukti rasa syukur dan kegembiraan menyambut hari kemenangan,” ungkap Roby.

Sebelumnya, Roby juga menyampaikan ungkapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H dan berharap Ramadan yang telah berlalu mampu menghadirkan keberkahan bagi Bintan tercinta ini.

“Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Bintan. Kami mengucapkan Taqobbalallahu minna waminkum, minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan bathin,” tambahnya.

Bupati Bintan juga sempat menyerahkan hadiah bagi para pemenang Festival Lampu Cangkok yang berlangsung beberapa hari lalu.

Berdasarkan Surat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang menjadi stakeholder penyelenggara, diketahui daftar para pemenang sebagai berikut:

Juara I Desa Kuala Sempang, Kec. Seri Kuala Lobam
Juara II Desa Sebong Lagoi, Kec. Teluk Sebong
Juara III Desa Malang Rapat, Kec. Gunung Kijang
Harapan I Desa Sebong Pereh, Kec. Teluk Sebong
Harapan II Desa Pengujan, Kec. Teluk Bintan
Harapan III Desa Toapaya Utara, Kec. Toapaya

BACA JUGA:  Menjaga Objektivitas: Soerya Respationo Serukan Transparasi Lembaga Survey Dalam Penilaian Citra Penegak Hukum

Untuk Pawai Takbir kali ini, rute konvoi akan menempuh jarak sejauh 19,4 Km. Dimulai dari Gedung LAM Bintan, peserta Pawai Takbir akan bergerak ke Tugu Kp. Kolam yang kemudian mengarah ke TPU Kijang dan menuju Kantor PLN Kijang. Rute selanjutnya menuju Tugu Tanjak – Kp. Baru Keke – Tokojo – Kebun Nanas – Sei Nam – Kp. Sidodadi dan kembali finish di Gedung LAM Bintan.

Sementara itu, penampilan paling memukau diantara peserta kendaraan hias, adalah peserta kendaraan hias roda empat dari Dinas Perkim Bintan.

“Alhamdulillah tahun ini Perkim Bintan bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan pawai takbir kendaraan hias. Kali ini, kita  menampilkan konsep  miniatur mushola Perkim bernuansa Timur Tengah. Menampilkan suasana Suji (Suku-red) arab Baduy yang sedang bertakbir. Dilengkapi dengan pohon kurma yang buahnya bisa langsung dipetik dan dimakan,” demikian penjelasan Kepala Dinas Perkim Bintan, Mohammad Irzan ST pada awak media.

BACA JUGA:  Kejati Kepri Menerima Uang Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Sebesar Rp3,75 Milyar dari Tersangka SY Dalam Perkara Tipikor PNBP

Mengenai persiapan pembuatan miniatur masjidnya, disebutkan Irzan, persiapannya memakan waktu hingga 14 hari.

“Jadi, dua pekan jelang Idul Fitri, beberapa pegawai Dinas Perkim, khususnya bidang perumahan, harus lembur sampai dini hari, dan juga sampai masuk waktu sahur. Mereka berjibaku merampungkan pembuatan miniatur mushola Perkim Bintan,” jelas Irzan.

Total waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan  pekerjaan ini, sekitar 136 jam. Material yang digunakan, gabungan antara besi dan kayu dengan finishing cat. Untuk ukuran, menggunakan laser cutting agar lebih presisi.

Proses pengangkatan miniatur bangunan masjid ke base bangunan (panggung truck/ lori),  menggunakan  mobil sky lift yang biasa digunakan untuk perbaikan penerangan lampu jalan umum. Karena berat miniatur bangunan masjid Perkim itu, seberat 400 kg.

Terakhir, Irzan berharap kendaraan dinas Perkim bisa jadi juara. Tapi, yang terpenting dalam pawai takbir ini, Dinas Perkim Bintan ikut berpartisipasi.
“Soal juara atau tidak, tergantung keputusan dewan juri,” pungkasnya.(aiq)