Seragam Gratis untuk Siswa Baru SD dan SMP Selesai Didistribusikan

353

Batam, Posmetrobatam.co: Program pembagian seragam gratis untuk siswa baru tingkat SD dan SMP pada tahun ajaran 2025, kelar didistribusikan.

Pemko Batam menyiapkan sebanyak 105.670 stel seragam untuk 52.835 siswa baru. Setiap siswa menerima dua stel seragam, yakni seragam nasional lengkap dengan atribut serta baju kurung Melayu sebagai identitas budaya lokal. Bagi siswi Muslim diberikan tambahan hijab, sementara murid laki-laki mendapatkan dasi, topi, ikat pinggang, dan kain samping Melayu.

Adapun rincian penerima seragam gratis tersebut meliputi, 13.215 murid SD negeri, 13.119 murid SD swasta, 14.539 murid SMP negeri, dan 11.962 murid SMP swasta

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi muda Batam.

BACA JUGA:  Pembangunan Data Center di Batam Tidak Dilanjutkan, Ini Penyebabnya...

“Kami ingin setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang, tanpa terkendala seragam,” ujar Amsakar, Selasa (30/9).

Program ini bertujuan meringankan beban orang tua sekaligus memastikan seluruh anak dapat memulai tahun ajaran baru tanpa terkendala biaya seragam.

Sementara, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra turut menyampaikan bahwa seragam baru tidak hanya memberikan keringanan ekonomi, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri bagi para siswa.

“Kami ingin anak-anak Batam merasa diperhatikan sejak hari pertama di sekolah. Dengan seragam baru, semangat belajar dan percaya diri mereka semakin tumbuh,” ucapnya.

Distribusi seragam dilakukan melalui Dinas Pendidikan Kota Batam dan telah rampung hingga akhir September 2025. Program ini mencakup seluruh siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta.

BACA JUGA:  Bulog Pastikan Harga Beras di Batam dan Karimun Stabil

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan menyebutkan bahwa distribusi seragam berjalan lancar, meski sempat menemui tantangan di wilayah hinterland.

“Kalau ada seragam yang ukurannya tidak sesuai, penyedia wajib segera mengganti agar siswa nyaman memakainya,” terangnya.

program ini menjadi langkah nyata Pemko Batam dalam mewujudkan keadilan pendidikan, membangun semangat belajar, dan memperkuat identitas budaya sejak dini.

” Semua anak Batam bisa bersekolah dengan semangat, tanpa ada yang tertinggal,” pungkasnya. (hbb)