Pertamina Patra Niaga Pastikan Volume BBM di SPBU Tembesi Sesuai

12

Batam, posmetrobatam.co: Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan volume BBM di SPBU 13.294.708 Tembesi, Kota Batam, sesuai dengan catatan dispenser. Gangguan pada sistem pencetakan struk sempat menimbulkan informasi yang berbeda, namun data pengisian aktual tetap tercatat dengan benar.

Senin (26/3), seorang konsumen mengisi Pertalite senilai Rp350.000. Pengisian otomatis berhenti sekitar Rp250.000 karena tangki kendaraan penuh. Nilai ini mencerminkan jumlah BBM yang masuk ke kendaraan dan tercatat dispenser sebagai acuan transaksi.

Saat pembayaran, sistem EDC mengalami gangguan sehingga struk mencetak input awal Rp350.000 dengan liter 0. Petugas SPBU menjelaskan kondisi tersebut dan menunjukkan angka di dispenser. Konsumen membayar Rp250.000 sesuai volume sekitar 25 liter Pertalite. Sebagai pengganti struk, petugas memberikan nota manual yang dicap resmi SPBU.

BACA JUGA:  Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Raih 7 Penghargaan ISRA 2025

Pengecekan bersama aparat setempat menunjukkan semua dispenser dan nozzle berfungsi normal sesuai standar. Uji tera menegaskan takaran BBM masih dalam batas toleransi, didukung Sertifikat dari Dinas Metrologi Legal Kota Batam yang masih berlaku.

Fahrougi Andriani Sumampouw
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut
Pertamina Patra Niaga menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani gangguan sistem EDC agar transaksi kembali normal dan andal.

“Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan serta mencegah ketidaksesuaian data transaksi di lapangan,” kata Fahrougi dalam keterangan rilisnya, Senin (30/3).

Pertamina menegaskan, acuan resmi volume dan nilai transaksi BBM adalah angka yang tercatat pada dispenser, yang dikalibrasi dan diuji tera secara berkala untuk memastikan kesesuaian volume BBM yang disalurkan.(hbb/*)

BACA JUGA:  PDIP Buka Opsi Pecat Budiman Sudjatmiko Usai Dukung Prabowo