Demo di DPR Ricuh Pengemudi Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Ini Penjelasan Polri

288

Jakarta, Posmetrobatam.co: Kendaraan taktis (Rantis) Brimob menabrak dan melindas pengemudi ojek online (ojol) hingga tewas, Kamis (28/8) malam, saat terjadi demo ricuh di sekitar Gedung DPR/MPR/DPD RI di Senayan.

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Irjen Polisi Abdul Karim memiastikan penanganan kasus akan dilakukan secara transparan.

“Pemeriksaan dilakukan secara cepat dan transparan,” katanya saat memberi keterangan kepada media, Jumat (29/8).

Ia mengatakan, penanganan kasus tersebut juga dilakukan bukan hanya dari Propam Mabes Polri, tapi bersama dengan Korps Brimob, mengingat pelaku penabrakan merupakan anggota Brimob.

Selain pihak internal Polri, penanganan kasus tersebut juga dikoordinasikan dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Hal ini dilakukan untuk memastikan penanganan kasus agar transparan.

BACA JUGA:  Dikabarkan Jatuh Sakit, Luhut Binsar Pandjaitan Akhirnya Buka Suara

“Kami juga sudah koordinasi dengan pihak Kompolnas untuk bisa melibatkan diri dan pengawasan, dalam beberapa proses pemeriksaan tersebut,” ujarnya.

Dengan adanya keterlibatan pihak eksternal, kata dia, diharapkan pemeriksaan dapat dilaksanakan secara transparan dan objektif.

Dia juga mengatakan, saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terhadap tujuh anggota Satuan Brigadir Mobile (Satbrimob) Polda Metro Jaya terkait insiden rantis yang menabrak dan melindas seorang pengemudi ojol.

Ketujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya itu berada di dalam mobil rantis yang menabrak dan melindas seorang pengemudi ojol pada saat terjadi demo berujung ricuh di sekitar Gedung DPR/MPR/DPD RI di Senayan.

Tujuh anggota tersebut berinisial Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu B, Bripda M, Baraka Y dan Baraka J.(ant)

BACA JUGA:  OJK dan Bareskrim Polri Sepakat Perkuat Kolaborasi Penangan Pengaduan Pada Indonesia Anti Scam Centre