Terkait 100 Lebih Siswa di Batam Diduga Terjangkit Influenza A, Kadinkes Kepri Angkat Bicara

283

Batam, Posmetrobatam.co: Dinas Kesehatan terus memonitor perkembangan informasi penyebaran influenza tipe A. Namun saat ini belum ditemukan laporan adanya warga yang terjangkit.

“Sampai dengan hari ini belum ada konfirmasi dari laboratorium tentang laporan ditemukannya type A ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Dinkes Kepri) Moh Bisri dikonfirmasi, Senin (27/10)

Menurut Bisri, pihaknya terus memonitor perkembangan informasi penyebaran influenza tipe A ini di wilayah Kepri dengan berkoordinasi bersama dinas kesehatan masing-masing kabupaten/kota dan laboratorium.

Begitu ada kabar tentang seratus lebih siswa sekolah di Kota Batam diduga terjangkit influenza A sudah dilakukan pengecekan ke Dinas Pendidikan Kota Batam, dinas kesehatan dan laboratorium di wilayah tersebut.

BACA JUGA:  Polres Natuna Jamin Keamanan dan Kelancaran Pilkada 2024, Personil Diminta Netral

Bisri mengatakan, kabar tersebut tidak benar, setelah dilakukan pengecekan ke Dinas Pendidikan, maupun ke Dinas Kesehatan Kota Batam.

“Isu 100 anak sekolah terjangkit influenza A tidak benar ya,” katanya.

Dia menyebut, telah dilakukan pengecekan di semua laboratorium di Kota Batam, belum ditemukan laporan tersebut.

“Ada tiga laboratorium besar dicek, kalau laboratorium lainnya pasti akan melapor ke dinas kesehatan juga,” ujarnya.

Bisri menegaskan, terkait informasi banyaknya kasus influenza tipe A di Batam adalah tidak benar. Sampai saat ini informasi tersebut masih tahap konfirmasi.
Karena, lanjut dia, untuk mengetahui jenis influenza tipe A harus melalui rapidtest atau melalui pemeriksaan PCR.

“Harus dipahami, terkait di Batam banyak (influenza A) itu tidak benar. Masih tahap konfirmasi. Karena perlu dites dengan rapidtest dan pemeriksaan PCR di laboratorium,” katanya.

BACA JUGA:  Hafizha Bangga Posyandu Kasih Bunda Bintan Masuk Nominasi Tingkat Nasional

Meski demikian, Bisri tetap mengimbau masyarakat Kepri umumnya, untuk melakukan pencegahan, mengingat faktor cuaca akhir-akhir ini yang kerap berubah kadang panas lalu tiba-tiba hujan memicu banyak terkena influenza.

Penyakit influenza saat ini mulai ramai dibicarakan, dengan berbagai tipe, ada influenza tipe A, tipe B dan tipe C.
Khusus untuk influenza A, kata dia, memiliki dampak terasa lebih berat baik dari panasnya, demamnya dan menggigilnya.

Untuk mencegahnya, masyarakat diimbau untuk menjaga diri jangan sampai tertular dengan menerapkan protokol kesehatan seperti masa COVID-19.

“Jadi kalau merasa tidak sehat, segera gunakan masker, cuci tangan. Kalau di kerumunan biasakan lagi gunakan masker,” paparnya.

Yang terpenting dalam hal pencegahan, kata dia, yakni menjaga kondisi tubuh dan imunitas tubuh supaya bagus dengan menerapkan pola hidup sehat.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Pimpin Gerakan Sejuta Langkah dan Hujan Pohon di Pulau Penyengat

“Caranya, makan makanan sehat, dan istirahat yang cukup. Bila merasa deman tidak membaik 1-2 hari dengan obat biasa, segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat,” kata Bisri.(ant)