Hiruk Pikuk Ribuan Penumpang Mudik di Bintan Tujuan Jakarta dan Surabaya, Kapal Pergi Pelabuhan Sepi

100

Bintan, Posmetrobatam.co: Ribuan penumpang tujuan Jakarta dan Surabaya, sudah memadati Pelabuhan Seri Bayintan Sei Kolak, Kijang Bintan Timur, Jumat (28/3) sekitar pukul 09.00 WIB.

“Ada sekitar dua ribuan penumpang mudik hari ini. Mereka mudik tujuan Jakarta dan Surabaya,” demikian keterangan petugas yang ada di lapangan.

Mereka menunggu kedatangan Kapal Pelni KM Tidar yang dijadwalkan kedatangannya, Jumat (28/3) sekitar pukul 12.00 WIB.

Bersamaan dengan itu, ribuan warga Bintan juga berkumpul di pelabuhan Seri Bayintan Sei Kolak Kijang, karena menunggu kedatangan sanak-saudara yang datang dari Jakarta dan Surabaya.

“Lagi menunggu saudara yang mau datang dari Jakarta,” sebut Agung pada wartawan koran ini, Jumat (28/3).

BACA JUGA:  ALFI Batam Gelar Silaturahmi dengan Instansi Strategis untuk Maju Bersama dalam Sektor Logistik

Sementara itu, ribuan orang tampak antri menunggu pemeriksaan tiket kapal Pelni oleh petugas.

Mereka terlihat antusias dan berdesak-desakan, berebut masuk duluan, di pintu pemeriksaan tiket.

“Sabar ya…..Pak….Bu. Satu-satu jangan berebut masuk. Kasian kalau ada yang hamil,” imbauan ini disampaikan  petugas saat memeriksa satu per satu tiket Pelni milik penumpang yang antri di pintu masuk.

Sekitar pukul 13.00 WIB, penumpang mulai dipersilakan naik ke kapal KM Tidar.

Sebelum kapal diberangkatkan, sejumlah tim gabungan dari pihak pengamanan angkutan lebaran Idul Fitri, melakukan pemeriksaan penumpang di setiap deck.

Pukul 14.20 WIB, KM Tidar tujuan Jakarta dan Surabaya itu diberangkatkan. 

Masih cerita tentang suasana arus mudik di Pelabuhan Sri Bayintan Sei Kolak Kijang, Opung Celin pun beranjak pergi dari lokasi pelabuhan.

BACA JUGA:  Rudi-Rafiq Menyalakan Kembali Harapan Warga Pulau Buru untuk Melihat Kepri Maju

Karena, sedari pagi, jam 08.00 WIB, janda anak lima itu mengais rejeki dengan berjualan minuman keliling di sekitaran Pelabuhan Sei Kolak.

“Kalau penumpang sudah berangkat, sepi pelabuhan,” akunya, sedih.

Nanti kalau ada jadwal keberangkatan kapal lagi, Opung Celin datang ke pelabuhan lagi, sambil membawa sekeranjang minuman, camilan dan tisu, untuk dijajakan di hari itu.

“Biasanya ramainya kalau lebaran Idul Fitri seperti ini, sama waktu tahun baru, dan juga natal. Kalau hari biasa, saya kerja serabutan. Jualan begini, hanya mengandalkan kalau ada jadwal kapal masuk ke Pelabuhan Seri Bayintan Sei Kolak Kijang,” sebutnya.

Kata Opung Celin, pekerjaan menjajakan minuman, cemilan dan tisu itu, sudah dia jalani selama 25 tahun.

BACA JUGA:  Operasi Lilin Seligi 2024, Polda Kepri Mitigasi Pelanggaran Lalu Lintas

“Saya janda anaknya banyak. Jadi saya harus bekerja keras cari uang untuk beli beras dan kebutuhan keluarga,” akunya tersenyum getir.

“Semua kita syukuri saja. Apa yang bisa kita kerjakan ya kita kerjakan,” ucap Opung Celin penuh bangga.(aiq)