Batam, Posmetrobatam.co: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam terus mendorong percepatan penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD), dengan membuka layanan “Safari Pelayanan”.
Kepala Disdukcapil Batam, Adisthy, menyebut digitalisasi administrasi kependudukan sebagai langkah “naik kelas” menuju layanan yang lebih aman dan efisien.
“Kita tadinya ada e-KTP, sekarang kita akan naik kelas ke IKD. Ini penting karena lebih menjaga kerahasiaan data kependudukan setiap warga,” ujarnya, Kamis (27/11).
Menurut Adisthy, IKD memberikan kemudahan dalam aktivitas sehari-hari. Warga tidak lagi harus membawa KTP fisik karena seluruh data tersimpan aman di ponsel. Pihaknya juga mengandeng Komisi I DPRD Batam dalam kegiatan reses-reses agar program IKD ini tersampaikan ke masyarakat luas.
“Kami juga mengandeng Komisi I DPRD untuk mensoalisasikan IKD ke masyarakat Batam. Kerja jemput bola. Jadi IKD ini memudahkan. Tidak perlu lagi membawa fisik. Tinggal tunjukkan HP, semua bisa,” tegas mantan Camat Lubukbaja tersebut.
Hingga kini, tingkat penggunaan IKD di Batam masih berada pada kisaran 5–7 persen. Disdukcapil masih menunggu aturan teknis dari Kemendagri dan pembahasan Pansus Perda agar ekosistem digital dapat berjalan optimal. Melihat kondisi tersebut, pihaknya mengimbau warga segera beralih ke layanan digital yang dinilai lebih aman.
“Kami mengimbau seluruh warga Batam, ayo sama-sama. Sekarang sudah zaman digital, keamanannya juga lebih terjaga. Mohon dukungan dan atensinya. Kami memastikan agar masyarakat mendapat pelayanan dengan baik,” ucapnya.
Sebagai pejabat yang baru dilantik, ia menegaskan komitmennya menjalankan pelayanan yang cepat sesuai instruksi pimpinan daerah.
“Pesan khusus Pak Wali (Amsakar Ahcmad) dan bu Wakil (Li Claudia Chandra) harus ‘sat-set’, kerja cepat. Mari dukung program untuk Batam yang melayani cepat,” ucapnya.
Sementara, Madi, warga Batu Besar, Nongsa, menilai program IKD sangat membantu masyarakat dalam mengurus identitas secara lebih cepat dan praktis.
“Ini langkah yang baik untuk warga Batam. Program IKD harus disosialisasikan lebih luas. Saya berharap pelayanan digital segera diimplementasikan secara maksimal,” harapnya.(hbb)









