Heboh Penampakan Pulau Seperti Orang Tidur Telentang di Batam

98
Penampakan gugusan Pulau Belakangpadang seperti orang tidur telentang. Foto: waw

Batam, Posmetrobatam.co: Gugusan pulau yang berada di sebelah barat Pulau Batam ini tampak unik, saat dilihat dari kejauhan. Berbentuk seperti orang tidur telentang. Ternyata, objek yang terlihat itu adalah Pulau Belakangpadang.

“Itu bang Pulau Belakangpadang, seperti orang tidur,” ujar Biah, salah seorang warga Tanjunguma kepada wartawan ini sembari mengarahkan telunjuk kanannya ke arah pemandangan unik itu, Kamis (26/3).

Dilihat dari pesisir Tanjunguma, gugusan pulau itu menyerupai orang tidur. Posisinya terlentang. Terbujur, bak kedua tangan di dada.

Pemandangan itu cukup jelas terlihat saat siang hingga senja tiba. Fenomena ‘pulau tidur telentang’ itu sudah lama diketahui warga sekitar. “Kalau orang sini (Tanjunguma) sudah banyak yang tahu,” kata Biah lagi.

BACA JUGA:  Sunday Ride Bersama HONDA ADV160 ke Pantai Melayu Batam

Saat diabadikan dengan kamera ponsel, gugusan itu samar-samar terekam. Namun bila dilihat dengan mata telanjang, gugusan pulau terlihat jelas. Seperti orang tidur telentang menghadap ke langit, dan kedua tangan sedekap di dada.

Di dekat Pulau Belakangpadang atau Kecamatan Belakangpadang, Kota Batam itu juga terlihat sejumlah kapal tanker berjejer, sedang labuh jangkar. Di perairan tersebut tidak pernah sepi kapal berlabuh.

Untuk datang ke Belakangpadang atau Pulau Penawar Rindu dapat menggunakan pompong atau kapal kayu mesin tempel yang bisa memuat sekitar 10 orang. Warga dan pelancong bisa naik pompong dari pelabuhan Sekupang. Ongkos sekali jalan Rp20 ribu, jika hari besar atau jelang lebaran Rp25 ribu sekali jalan. Dengan lama perjalanan sekitar 15 menit.

BACA JUGA:  Batam Perkuat Infrastruktur Persampahan, Li Claudia Pantau Pembangunan TPS BIN Tertutup

Bila ingin menikmati panorama di pulau yang berbatasan langsung dengan Singapura itu, lebih efisien menggunakan roda 2. Dengan durasi 20 menit sudah bisa mengitari lorong jalanan pulau yang sudah disemenisasi itu.

“Kalau nama Pulau Penawar Rindu itu ada saat Walikota Pak Nyat Kadir,” kata Nyai warga Belakangpadang.

Kecamatan Belakangpadang memiliki 6 kelurahan, yakni: Kelurahan Sekanak Raya, Kelurahan Pemping, Kelurahan Kasu, Kelurahan Pecong, Kelurahan Pulau Terong dan Kelurahan Tanjung Sari.(waw)