Batam, Posmetro Batam.co: Batam kembali ditetapkan sebagai tuan rumah Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXIX/National Quality & Productivity Convention (NQPC) yang akan berlangsung pada tanggal 24–28 November 2025 di Harmoni One Convention Center Batam.
Tahun ini menjadi keempat kalinya Batam dipercaya menyelenggarakan ajang inovasi terbesar di Indonesia tersebut.
Dengan mengangkat tema “Membangun Daya Saing Bangsa melalui Inovasi yang Produktif dan Berkelanjutan”, TKMPN 2025 diharapkan menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat ekosistem mutu dan produktivitas nasional.
Sekitar 2.500 peserta dari 222 perusahaan telah terdaftar, terdiri dari profesional perusahaan multinasional, BUMN, swasta, perguruan tinggi, lembaga pemerintah, kesehatan, hingga organisasi nirlaba. Mereka akan mempresentasikan karya inovasi, perbaikan proses, dan peningkatan mutu dalam 649 tim yang berkompetisi pada 21 stream presentasi.
Ketua Penyelenggara TKMPN, Anang Yuliarto, menyatakan bahwa forum ini menjadi wadah lahirnya karya-karya terbaik di bidang improvement dan inovasi dari berbagai industri, mulai dari otomotif, manufaktur, farmasi, pertambangan, hingga perguruan tinggi.
“Setiap entitas dapat mengirim lebih dari satu tim. Semua karya dipresentasikan di hadapan juri dan diapresiasi sesuai levelnya,” ujarnya.
Ketua Bidang Luar Negeri TKMPN, Damayanti, menambahkan bahwa jumlah peserta terus meningkat meski banyak perusahaan tengah melakukan efisiensi. Tahun ini, acara juga menghadirkan Keynote Speaker Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Nandi Julyanto, serta menghadirkan Forum Manajemen yang menghadirkan delapan praktisi nasional.
“Kegiatan TKMPN turut diramaikan dengan Golf Gathering, kunjungan industri, dan fun games di Batam View serta Nuvasa Bay,” jelaanya.
Presiden AMMPI, Suradi, menjelaskan bahwa TKMPN sejalan dengan program pemerintah dalam Pekan Peningkatan Produktivitas Nasional (P3N). Pemerintah menekankan pentingnya inovasi sebagai salah satu pilar dalam formula strategis 8-4-2-2 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Suradi juga menilai bahwa penyelenggaraan TKMPN memberi dampak ekonomi signifikan bagi Batam, terutama dari sisi okupansi hotel, pariwisata, UMKM, dan industri kreatif. “Jika peserta merasa nyaman dan menemukan hal-hal baru, mereka akan menjadi duta promosi Batam,” pungkasnya. (hbb)









