Menembus Hujan Demi Sekolah Rakyat, Wagub Nyanyang Pastikan Persiapan Berjalan Cepat

43
Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura, meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Kepulauan Riau, di Desa Bintan Buyu, Kabupaten Bintan, Senin (22/6).

Bintan, Posmetrobatam.co: Hujan lebat yang mengguyur Desa Bintan Buyu, Kabupaten Bintan, Senin (22/6) sejak pagi, tidak menyurutkan langkah Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura.

Dengan medan yang basah dan cuaca yang kurang bersahabat, Nyanyang tetap meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Kepulauan Riau.

Bagi Nyanyang, kunjungannya ke lokasi di tengah derasnya hujan yang terus turun ini, karena ia ingin memastikan seluruh persiapan pembangunan Sekolah Rakyat berjalan sesuai target.

Program yang menjadi perhatian langsung Kementerian Sosial RI itu dinilainya harus mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak yang terlibat didalamnya.

Di lokasi, Nyanyang meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kepulauan Riau segera berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk memperoleh desain resmi Sekolah Rakyat yang akan dibangun.

BACA JUGA:  Gerindra Raih Dua Kursi di Batam Kota Lubuk Baja, Ahmad Surya Suara Terbanyak dari Hasil Pleno

“Karena desain tersebut menjadi acuan penting agar seluruh tahapan perencanaan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” kata Wagub Nyanyang.

Tidak hanya itu, Wagub Nyanyang juga menegaskan pentingnya koordinasi antarlembaga yang terlibat dalam proyek tersebut.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga kementerian terkait.

“Semua pihak harus saling berkoordinasi. Jangan berjalan sendiri-sendiri. Kita harus bergerak cepat karena target waktu yang diberikan cukup ketat,” tegasnya.

Nyanyang menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan Sekolah Rakyat harus mulai dipersiapkan sejak sekarang. Ia menargetkan proses lelang dapat dimulai pada Oktober mendatang sehingga pembangunan fisik sudah bisa berjalan pada Februari atau Maret tahun depan.

BACA JUGA:  Optimalisasi Layanan Tenaga Medis, Bintan Buka Beasiswa Dokter Spesialis

“Bulan Oktober ini proses lelang sudah harus berjalan. Kalau sesuai jadwal, Februari atau Maret pembangunan fisiknya sudah mulai dilaksanakan,” ujar Nyanyang.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kepri telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial terkait percepatan program tersebut.

Karena itu, seluruh persyaratan administrasi dan teknis harus segera dituntaskan agar Kepri tidak tertinggal dari daerah lain yang juga mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat.

“Pak Gubernur Ansar Ahmad sangat memberi perhatian terhadap program ini. Kita harus bergerak cepat, jangan sampai terlambat karena daerah lain juga sedang berupaya mendapatkan program yang sama,” tegasnya.

Selain itu, Nyanyang juga menekankan bahwa kesiapan lahan menjadi salah satu faktor utama yang harus segera diselesaikan. Ia meminta seluruh pihak terkait memperkuat koordinasi agar seluruh proses penyediaan lahan dapat tuntas pada Juli mendatang.

BACA JUGA:  Jajaran Polda Kepri Salat Ghaib untuk 3 Personel Tewas Ditembak di Lokasi Judi Sabung Ayam

“Bulan Juli lahan harus sudah siap semuanya. Kalau lahannya siap, tahapan berikutnya bisa langsung berjalan tanpa hambatan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Nyanyang juga meminta Pemerintah Kabupaten Bintan, mulai dari Bupati, Wakil Bupati hingga Sekretaris Daerah, untuk terus memperkuat koordinasi dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan yang diperlukan.

“Sekolah Rakyat sangat diharapkan menjadi salah satu instrumen penting untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan didaerah,” tuturnya. (Ky/*/pemprovkepri)