Batam, Posmetrobatam.co: Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri pembukaan Pertemuan Regional KAHMI se-Sumatera bertema “Konsolidasi KAHMI untuk Indonesia” di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Sabtu (20/9).
Acara tersebut resmi dibuka oleh Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI sekaligus Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda.
Hadir pula Wakil Menteri Transmigrasi Indonesia Viva Yoga Mauladi, Kepala Kesbangpol Kepri dan Batam, serta anggota DPRD Batam, Surya Makmur Nasution.
Amsakar menyampaikan terima kasih kepada Majelis Nasional KAHMI yang telah memilih Batam sebagai tuan rumah. Menurutnya, kegiatan ini sekaligus menegaskan posisi Batam sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition).
“Alhamdulillah, berbagai pertemuan selalu dipilih dan digelar di Batam. Selain itu, sektor pariwisata juga memberi kontribusi nyata lewat pajak hotel dan restoran, yang menjadi penyumbang besar PAD,” ujarnya.
Lebih jauh, Amsakar menekankan bahwa konsolidasi KAHMI penting untuk merespons dinamika kebangsaan. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat daya kritis KAHMI sebagai jati diri HMI, sekaligus merumuskan ide-ide kreatif dan konstruktif bagi pembangunan bangsa. Pemilihan Batam sebagai tuan rumah juga menempatkan KAHMI lebih dekat dengan isu-isu strategis yang tengah berkembang di daerah.
Ia berharap forum ini benar-benar melahirkan gagasan segar yang bermanfaat luas. “Kader HMI terbiasa menggodok ide-ide kritis. Dari sini kita harapkan lahir gagasan hebat dan dahsyat untuk bangsa,” tambahnya.
Ia turut menyambut hangat para peserta dari berbagai daerah di Sumatera. Ia menegaskan bahwa Batam tetap kondusif, aman, dan nyaman meski dinamika nasional cukup dinamis.
Sementara itu, Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyebut KAHMI sebagai wadah silaturahmi, tukar gagasan, sekaligus memperkuat kontribusi alumni. Ia menegaskan, KAHMI harus tetap menjaga independensi dan tradisi intelektual.
“Banyak jalan menuju pengabdian, bisa lewat perguruan tinggi, lembaga sosial, dunia usaha, maupun birokrasi pemerintahan. Semua bermuara pada satu tujuan, yaitu kemaslahatan umat dan bangsa,” tuturnya.
Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Rifqinizamy Karsayuda, menambahkan bahwa kekuatan KAHMI nasional tidak lepas dari kontribusi Majelis Wilayah dan Majelis Daerah. Karena itu, ia berkeliling ke daerah untuk mendengar langsung kebutuhan dan peluang di basis.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat posisi politik, menghadirkan karya nyata, serta menjadikan pengembangan kewirausahaan melalui pendidikan sebagai fokus kader ke depan.
“Mari kita kurangi perselisihan, perkuat persatuan, dan berkontribusi nyata untuk umat dan bangsa,” tegas Rifqi.(*/hbb)









