
Tampil di Liga Europa musim ini seperti aib bagi Liverpool FC (LFC). Itu kalau merujuk koleksi enam trofi Liga Champions klub berjuluk The Reds tersebut.
Capaian paling sukses di antara klub Inggris. Apalagi, kali terakhir LFC tampil di kompetisi kasta kedua Eropa itu adalah pada musim perdana tactician Jurgen Klopp alias pada 2015–2016.
Meski menangani di pertengahan musim, Klopp mampu membawa LFC sampai final sebelum dikalahkan Sevilla FC 1-3 di St Jakob Park, Basel. ”Tentu saja aku ingin kami melaju hingga final meski tentunya bakal ada banyak tim hebat yang harus kami hadapi,” papar Klopp kepada TNT Sports.
Masalahnya, meski mengusung target maksimal, semangat skuad Klopp di Liga Europa boleh dibilang minimal. Itu tecermin dari rencana Klopp merotasi pemain alias mengistirahatkan sederet pilar saat mengawali Liga Europa di kandang klub Austria LASK malam nanti (siaran langsung SCTV/Vidio pukul 23.45 WIB)
Bersaing di Premier League, sepertinya, lebih jadi prioritas. ”Setelah tertahan dalam pertandingan pertama (1-1 lawan Chelsea, Red), kami mampu meraih kemenangan (dalam empat laga secara) beruntun. Momentum itu harus kami teruskan,” kata striker LFC Darwin Nunez kepada Liverpool Echo.
Dua laga ke depan LFC di Premier League sangat krusial. Masing-masing menghadapi juara Liga Konferensi Europa West Ham (24/9) lalu tandang ke klub yang merasakan perubahan positif bersama pelatih Ange Postecoglou, Tottenham Hotspur (1/10).
PERKIRAAN PEMAIN
LASK (3-4-3): 1-Lawal (g); 33-Luckeneder, 5-Ziereis, 16-Andrade; 29-Flecker, 18-Jovicic, 30-Horvath, 2-Bello; 9-Ljubicic, 10-Zulj (c), 24-Havel
Pelatih: Thomas Sageder
Liverpool FC (4-3-3): 62-Kelleher (g); 2-Gomez, 78-Quansah, 4-Van Dijk (c), 21-Tsimikas; 19-Elliott, 5-Endo, 38-Gravenberch; 18-Gakpo, 9-Darwin, 7-Luis Diaz
Pelatih: Jurgen Klopp
(jp group)








