Pemkab Natuna Dukung Evaluasi Tata Kelola Ketahanan Pangan, Perkuat Sinergi Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan

34
Pemerintah Kabupaten Natuna mengikuti Entry Meeting Evaluasi atas Tata Kelola Ketahanan Pangan Tahun 2026 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai II Inspektorat Daerah Kabupaten Natuna.

Natuna, Posmetrobatam.co: Pemerintah Kabupaten Natuna mengikuti Entry Meeting Evaluasi atas Tata Kelola Ketahanan Pangan Tahun 2026 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai II Inspektorat Daerah Kabupaten Natuna, Kompleks Bukit Arai, pada Selasa (21/07/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Boy Wijanarko Varianto, SE, Kepala Inspektorat Daerah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kalaksa BPBD, Kepala DPMPTSP, serta sejumlah perwakilan perangkat daerah terkait.

Hadir pula Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang dipimpin oleh Yolinda Aprillia beserta anggota tim.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim BPKP yang hadir untuk melaksanakan evaluasi tata kelola ketahanan pangan di Kabupaten Natuna.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya pada sektor ketahanan pangan yang merupakan salah satu program strategis nasional.

BACA JUGA:  Fokuskan Ketahanan Pangan, GPIPS Jadi Strategi Baru Jaga Inflasi

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Natuna, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Tim BPKP yang telah berkenan hadir di Kabupaten Natuna.

Kehadiran Bapak dan Ibu merupakan bentuk dukungan yang sangat berarti dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya di bidang ketahanan pangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan yang memiliki keterkaitan dengan penyelenggaraan ketahanan pangan diundang untuk terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Hal ini bertujuan agar berbagai masukan, kendala, maupun rekomendasi dapat dihimpun secara komprehensif guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program ketahanan pangan di daerah.

Sekda berharap evaluasi yang dilakukan dapat menjadi forum diskusi yang konstruktif serta menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat dalam mewujudkan tata kelola ketahanan pangan yang lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Perempuan Biasanya Menunggu Benar-benar Sakit Baru Berobat

Sementara itu, Ketua Tim BPKP Yolinda Aprillia menyampaikan bahwa kedatangan tim ke Kabupaten Natuna merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan sektor ketahanan pangan Tahun 2026 di Provinsi Kepulauan Riau.

Ia menjelaskan bahwa pengawasan tahun ini mencakup berbagai aspek strategis yang dibagi ke dalam dua tema utama, yakni peningkatan produksi pangan serta keterjangkauan dan ketersediaan pangan.

Pada tema peningkatan produksi pangan, fokus evaluasi meliputi tata kelola lahan pertanian, program bibit dan benih unggul, pupuk bersubsidi, infrastruktur pertanian, dukungan alat dan mesin pertanian, penanganan pascapanen, hingga pendayagunaan penyuluh pertanian.

Sedangkan pada tema keterjangkauan dan ketersediaan pangan, evaluasi diarahkan pada stabilisasi harga, rantai pasok komoditas pangan, serta tata kelola cadangan pangan pemerintah.

Selain itu, BPKP juga menyoroti sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian nasional, di antaranya perlindungan lahan pertanian berkelanjutan, kondisi infrastruktur irigasi, integrasi data pangan, ketepatan penyaluran pupuk bersubsidi, optimalisasi peran penyuluh pertanian, serta efisiensi rantai pasok pangan.

BACA JUGA:  Buah Untuk Kurangi Peradangan dan Memperbaiki Kondisi Kulit Wajah, Ini Solusi Untuk Yang Berjerawat

Dalam pelaksanaannya, evaluasi difokuskan pada enam topik utama, yakni tata kelola lahan pertanian, bibit dan benih unggul, infrastruktur pertanian, alat dan mesin pertanian pra panen, penanganan pascapanen, serta penyuluh dan kelembagaan petani.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi antara Tim BPKP dan perangkat daerah terkait guna menggali informasi serta data pendukung yang diperlukan dalam proses evaluasi. Selanjutnya dilakukan penandatanganan berita acara sebagai tanda dimulainya pelaksanaan evaluasi tata kelola ketahanan pangan di Kabupaten Natuna.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Natuna menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan sektor ketahanan pangan melalui tata kelola yang baik, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*/diskominfonatuna)