ABK Hilang Insiden Cargo Singapura Vs Kapal Ikan Ditemukan Meninggal, Ini Himbauan Polres Bintan 

Bintan, Posmetrobatam.co: Personel Polsek Gunung Kijang melaksanakan evakuasi terhadap penemuan sesosok jenazah di perairan belakang Pulau Nikoi, Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kamis (5/11) pagi.

Informasi penemuan jenazah tersebut diterima oleh Piket Pelayanan SPK II Polsek Gunung Kijang sekitar pukul 06.00 WIB dari seorang nelayan bernama Azwan. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Gunung Kijang yang dipimpin langsung Kapolsek Gunung Kijang Iptu Rabul Yamin, S.M., segera menuju lokasi menggunakan kapal nelayan bersama pihak keluarga korban.

Sekitar pukul 07.30 WIB, petugas tiba di lokasi dan bersama masyarakat setempat langsung melakukan proses evakuasi. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Puskesmas Kawal untuk dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga dan tekong atau kapten kapal, jenazah tersebut diduga kuat merupakan Dinar, seorang anak buah kapal (ABK) KM Kawal Jaya 9 yang sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan laut di perairan Desa Berakit, Kecamatan Bintan Utara, pada Jumat (30/10).

Identifikasi awal oleh pihak keluarga dilakukan berdasarkan sejumlah ciri khusus yang dikenali, di antaranya kondisi gigi bagian depan yang sudah tidak ada serta pakaian dalam yang dikenakan korban. Pihak keluarga menyatakan yakin bahwa jenazah tersebut merupakan anggota keluarga mereka.

Setelah proses pemeriksaan luar selesai, pihak keluarga membuat surat pernyataan mengenai keyakinan identitas korban serta menyampaikan permohonan agar tidak dilakukan pemeriksaan lanjutan secara mendalam.

Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan direncanakan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kawal Pantai, Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna transportasi laut, agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta memperhatikan kondisi cuaca dan perairan guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut.

Korban, Dinar, dilaporkan hilang setelah melompat ke laut saat KM Kawal Jaya 9 berpenumpang 14 orang (POB) tabrakan dengan kapal cargo Singapura di perairan utara Bintan pada Jumat (30/10) dini hari.

Sebanyak 13 kru lainnya telah dipastikan selamat dan ditarik ke Pelabuhan Kawal pada hari kejadian.

Dinar, warga Teluk Bakau, Gunung Kijang, Bintan yang bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) kapal penangkap ikan KM Kawal Jaya 9.(aiq/*)

Statistik artikel
Tampilan:
Klik: 0
Exit mobile version