48 Calon Kades di Bintan Deklarasi Pilkades Damai, Siap Menang Siap Kalah

Bintan, Posmetrobatam.co: Sebanyak 48 calon kepala desa (Cakades) yang akan bertarung di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bintan pada 11 November 2026, mengikuti deklarasi damai dan pembacaan pakta integritas di aula kantor Bupati Bintan, Jumat (30/10).

Deklarasi tersebut bertujuan untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta mencegah potensi konflik, selama tahapan berlangsung, pelaksanaan hari H Pilkades nanti.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bintan, Firman Setyawan, S.Pi kepada awak media, Jumat (30/10).

Dari total 48 calon yang mengikuti deklarasi, sebanyak 44 orang hadir secara langsung. Sementara empat calon lainnya mengikuti kegiatan melalui sambungan Zoom. Terutama para Cakades dari wilayah Tambelan.

Melalui deklarasi ini, seluruh calon kepala desa diharapkan dapat menunjukkan sikap demokratis, menjunjung tinggi persatuan, serta menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.

Dalam deklarasi itu, Firman mengingatkan seluruh calon agar berlapang dada menerima hasil Pilkades. Mereka harus siap menang dan siap kalah.

Berdasarkan data pelaksanaan Pilkades, terdapat 48 calon kepala desa dan dua calon dalam pemilihan kepala desa melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW), sehingga totalnya mencapai 50 calon.

Jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang disiapkan panitia sebanyak 62 TPS.

Tahapan kampanye dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 5 November, kemudian dilanjutkan masa tenang pada 6 hingga 10 November.

Sementara itu, Bupati Bintan, Roby Kurniawan yang membuka agenda deklarasi damai Pilkades di Kabupaten Bintan, kembali mengingatkan, para calon kepala desa yang bertarung saat ini, harus siap menerima apapun hasil dari pesta demokrasi pemilihan kepala desa ini.

“Siap menang dan siap kalah. Bapak dan ibu merupakan calon terbaik di desa masing-masing. Siapa pun yang nantinya diamanahkan masyarakat untuk menjadi kepala desa, harus kita dukung bersama,” pesannya.

Ia juga mengajak seluruh calon kepala desa di 13 desa yang ikut Pilkades tersebut agar tetap menjaga kekompakan, meskipun nantinya berada dalam posisi yang berbeda selama tahapan Pilkades berlangsung.

Menurutnya, Pilkades bukan sekadar ajang perebutan jabatan, melainkan bagian dari proses demokrasi untuk menentukan pemimpin yang akan membangun desa.

Terlebih, tahapan kampanye akan segera dimulai. Para calon diharapkan dapat menyampaikan visi dan misi kepada masyarakat secara santun serta mengedepankan pendidikan politik yang baik.(aiq)

Statistik artikel
Tampilan:
Klik: 0
Exit mobile version