Batam, Posmetrobatam.co: Batam membuka jalur penerbangan langsung ke Penang, Malaysia, mulai 18 Oktober 2026. Rute yang dilayani Batik Air Malaysia ini memperkuat konektivitas internasional Batam sekaligus membuka peluang baru bagi sektor pariwisata, wisata medis, dan kuliner di Kepulauan Riau (Kepri).
Penerbangan perdana ini memberi masyarakat Batam dan wilayah Sumatera alternatif perjalanan ke Penang tanpa harus transit di Kuala Lumpur atau kota lain. Sebaliknya, wisatawan dari Penang dan berbagai kota di Malaysia berpeluang menjangkau Batam dengan lebih mudah.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi, mengatakan rute Batam–Penang menjadi penerbangan internasional langsung baru yang diharapkan memperluas pilihan perjalanan masyarakat sekaligus mendorong kunjungan wisatawan.
“Penerbangan ini kami hadirkan untuk menambah opsi perjalanan masyarakat Batam dan Sumatera. Kami melihat potensi pasar Batam-Penang cukup besar sehingga rute ini layak dikembangkan tanpa harus melalui Kuala Lumpur,” ujarnya usai Inauguration Ceremony Batam (BTH)-Penang (PEN) di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Nongsa, Minggu (18/10).
Masih katanya, untuk jadwal penerbangan ada tiga kali sepekan, yakni setiap Senin, Kamis, dan Sabtu setiap pukul 11.30 WIB.
Annang menjelaskan, PT BIB mengembangkan rute ini berdasarkan kajian pasar yang menunjukkan potensi perjalanan antara Batam dan Penang. Selain mendekatkan dua wilayah, penerbangan langsung ini menyasar wisatawan yang membutuhkan layanan kesehatan dan ingin menikmati wisata kuliner di Penang.
“Penang dikenal sebagai destinasi wisata medis dan kuliner. Kami ingin menghadirkan pilihan perjalanan yang lebih praktis bagi masyarakat yang ingin berwisata maupun mendapatkan layanan kesehatan di sana,” terangnya.
Pada penerbangan perdana, pesawat dari Penang membawa sekitar 107 penumpang menuju Batam. Sementara itu, penerbangan dari Batam menuju Penang mengangkut sekitar 80 penumpang.
Harga tiket, berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, berkisar Rp1 juta hingga Rp2 juta, bergantung pada ketersediaan kursi dan ketentuan tarif penerbangan.
Di lokasi yang sama Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan rute Batam-Penang menjadi rute baru Batik Air yang menghubungkan kedua kota secara langsung. Batam juga menjadi kota ketiga di Indonesia yang terhubung dengan Penang melalui jaringan penerbangan Batik Air, setelah Medan dan Jakarta.
Danang mengapresiasi dukungan BP Batam, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Batam, serta pengelola Bandara Internasional Hang Nadim dalam merealisasikan penerbangan tersebut.
Menurut dia, rute ini tidak hanya mempermudah perjalanan masyarakat, tetapi juga membuka peluang bagi Batam untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.
Melalui Penang, wisatawan dari berbagai kota di Malaysia dan sejumlah kota internasional dapat melanjutkan perjalanan ke Batam. Sebaliknya, penumpang dari Batam memperoleh akses lanjutan ke berbagai kota di Malaysia dan destinasi internasional yang terhubung melalui Penang.
“Harapan kami, rute ini mendukung konektivitas antardaerah dan antarnegara, sekaligus memudahkan perjalanan untuk kebutuhan wisata, layanan medis, pendidikan, dan keperluan lainnya,” harap Danang.
Ia menambahkan, pembukaan rute ini merupakan bagian dari upaya Batik Air dan Lion Air Group untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan mobilitas masyarakat dan wisatawan antarkota maupun antarnegara.
Dengan beroperasinya penerbangan langsung Batam-Penang, Batam berpeluang memperkuat posisinya sebagai salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara ke Indonesia.(hbb)
Tampilan:
Klik: 0
