BATAM, http://POSMETROBATAM.CO – Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (UI) Barelang menunjukkan komitmen dalam pemberdayaan masyarakat kawasan transmigrasi Rempang Eco City (REC).
Bertempat di kawasan REC, tim menggelar Pelatihan Manajerial Organisasi dan Literasi Keuangan untuk memperkuat kapasitas manajerial anggota dan pengelola organisasi lokal agar mampu mengelola kelembagaan dan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Staf Khusus Kementerian Transmigrasi, Kolonel CPM Yudo Pramono yang menekankan pentingnya penguatan SDM dan tata kelola kelembagaan agar program pemberdayaan berdampak nyata bagi perekonomian warga. Sambutan juga disampaikan Lurah Sembulang, Zainal, http://S.IP.
Pelatihan menghadirkan narasumber kompeten. Sesi pertama dibawakan Dr. Vishnu Juwono, S.E., MIA yang memaparkan pentingnya kepemimpinan adaptif, transparan, dan visioner dalam pengelolaan koperasi. Ketua Tim Ekspedisi Patriot UI itu mencontohkan keberhasilan koperasi di Denmark.
“Sirkulasi uang di salah satu desa di Denmark sebagian besar merupakan hasil perputaran usaha anggota tani melalui koperasi. Ini membuktikan besarnya peran koperasi jika dikelola dengan kepemimpinan yang kuat dan profesional,” ujar Vishnu.
Pemateri berikutnya, Mardijono, http://A.Pi., http://M.Si., mengulas indikator koperasi sehat yang bertumpu pada administrasi tertib, tata kelola keuangan transparan, serta kepatuhan prinsip dasar koperasi.
Sementara Ernita Lestari, http://S.Kom., M.M., memberikan pembekalan strategi pengembangan usaha sebagai jantung koperasi. Ia menekankan unit usaha merupakan motor penggerak yang menentukan keberlangsungan koperasi.
Selain manajerial, kegiatan juga dirangkaikan sosialisasi situs web Rempang Eco City oleh anggota Tim Ekspedisi Patriot UI Barelang, Munifah Nur Fadhilah, http://S.Kom. Platform digital itu difungsikan sebagai media promosi profil kawasan dan produk unggulan warga agar menjangkau pasar lebih luas.
Acara yang dipandu Ari Maulana, http://S.Sos., http://M.Kesos. ini berjalan interaktif dan ditutup dengan penyerahan apresiasi kepada narasumber serta pengisian Survei Pengkapasitasan Anggota Organisasi untuk mengukur dampak pelatihan terhadap kebutuhan operasional di lapangan.(*)
