Nongsa Changi Cable (NCC) Resmi Mendarat di Batam

108

Dorong Investasi dan Ekosistem Digital Nasional

Batam, Posmetrobatam.co: Kabel komunikasi bawah laut Nongsa-Changi Cable (NCC) resmi mendarat di Nongsa Point Marina & Resort, KEK Nongsa, Batam, Senin (20/7). Infrastruktur berkapasitas lebih dari 1,6 petabit per detik dengan latensi di bawah dua milidetik ini memperkuat konektivitas digital Indonesia-Singapura sekaligus mengukuhkan Batam sebagai gerbang digital Indonesia di kawasan Asia Tenggara.

Pendaratan kabel dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, CEO Nongsa Digital Park Mike Wiluan, serta jajaran Telkom Group dan Telin.

CEO Nongsa Digital Park Mike Wiluan mengatakan, kehadiran NCC menjadi tonggak penting dalam pengembangan ekosistem digital di Batam. Infrastruktur tersebut diyakini mampu memperkuat pusat data, mempercepat pengembangan kecerdasan buatan (AI), menarik perusahaan teknologi global, serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru.

BACA JUGA:  Erlita Amsakar Darong Guru Jadi Motor Penggerak Bank Sampah di Sekolah

“Nongsa tidak hanya membangun kawasan, tetapi membangun ekosistem digital yang menghubungkan konektivitas, data center, cloud, AI, talenta digital, dan perusahaan global,” kata Mike.

Sementara, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, infrastruktur digital menjadi fondasi utama menghadapi era ekonomi berbasis kecerdasan buatan.

“Kabel NCC akan meningkatkan kapasitas konektivitas internasional Indonesia dan mendukung percepatan transformasi digital nasional,” ucapnya.

Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong menyebut proyek tersebut akan memperkuat layanan digital lintas negara, mendukung pertumbuhan pusat data di Batam, serta membuka peluang investasi baru bagi Indonesia, Singapura, dan kawasan ASEAN.

Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini menambahkan, NCC bukan sekadar proyek kabel bawah laut, tetapi koridor digital baru yang menopang layanan AI, cloud, hyperscale, dan pusat data.

BACA JUGA:  Artis Charly Van Houten dan Tri Suaka Meriahkan Pesta Rakyat HUT RI ke-80

“Tentunya kabel bawah laut Nongsa-Changi bukan sekadar proyek infrastruktur. Jalur ini membentuk koridor digital baru yang memiliki kapasitas besar dengan latensi sangat rendah,” jelasnya.

Dian menjelaskan, bahwa koneksi langsung Batam-Singapura akan memperkuat ekosistem digital masa depan yang ditopang teknologi AI, cloud, hyperscale, hingga pusat data.
Proyek ini juga memperkuat kedaulatan digital Indonesia melalui kolaborasi Telkom Group, BW Digital, Citramas Group, dan Telin.

“Kami berharap kerja sama itu menjadi bagian dari strategi Telkom dalam memperkuat infrastruktur digital, mengembangkan ekosistem digital, dan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan,” pungkasnya. (hbb)