Polda Kepri Inisiasi Pelatihan Kompetensi untuk PMI, Gandeng KT&G dan LPK Bhatara

182

Batam, Posmetrobatam.co: Polda Kepri menggandeng LPK Bhatara bersama KT&G sebagai bentuk penerapan dan mewujudkan Program Asta Cita. Pertemuan antara pihak KT&G dan LPK Bhatara digelar Jumat (12/12) di Mapolda Kepri.

Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin hadir langsung pada pertemuan tersebut. Hadir juga Wakapolda Kepri Brigjen Anom Wibowo. Serta didampingi oleh Dirbinmas Polda Kepri, Kombes Wawan Kurniawan dan Karo Ops Polda Kepri Kombes Taswin. Hadir KT&G TSPM Corporate Affairs Director, Mr Lee Jae Woo didampingi Franky Febryanto Banfatin selaku Corporate Social Responsibility Manager. Dari LPK Bhatara hadir Dwifung Wirajaya Saputra, selaku Direktur Utama yang didampingi Direktur Operasional Bhatara, Ryan Istiyanto. Turut hadir mitra LPK Bhatara dari BLK Batam yang diwakili oleh Kepala BLK, Rommy.

Asta Cita merupakan program yang dicanangkan oleh Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai acuan dan pedoman dalam menjalankan laju pemerintahannya. Berbagai kementerian dan lembaga telah menyusun program strategis untuk mendukung pencapaian Asta Cita. Asta Cita merupakan cetak biru bagi pemerintah Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Dengan fokus pada delapan misi strategis, pemerintah berupaya menciptakan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

BACA JUGA:  Daftar Batam Bersepeda HJB ke-196, Ada Dua Motor Menanti

Sesuai arahan tersebut, Dirbinmas melakukan terobosan kreatif melaksanakan kegiatan dengan menggandeng LPK Bhatara bersama KT&G. Selanjutnya dari hasil pembicaraan tersebut, akan menggelar pelatihan berbasis kompetensi di Kepri.

Dwifung WS menegaskan, kegiatan ini menjadi kontribusi aktif atas perwujudan Asta Cita Presiden Prabowo dan Wapres Gibran yang dilakukan oleh Polda Kepri Bersama KT&G dan LPK Bhatara. Rencana kegiatan pelatihan kompetensi yang akan dilakukan berupa pelatihan Peracikan Minuman Kopi atau biasa disebut Barista (boarding) dan pelatihan pemasangan / instalasi listrik sederhana yang nantinya diharapkan para peserta di akhir masa pelatihan mampu membuka peluang kerja di luar negeri.

“Hal ini merupakan atensi Kapolda Kepri kepada warga masyarakat Kepri yang ingin memiliki keterampilan sebagai bekal dalam bekerja. Khususnya adalah warga Kepri yang akan bekerja keluar negeri sehingga memiliki daya saing yang tinggi,” jelasnya.

BACA JUGA:  Malam-malam Mau Selundupkan 3 PMI ke Malaysia, 3 Pelaku Dibekuk Polisi

KT&G merupakan kepanjangan Korea Tomorrow & Global, sebelumnya dikenal sebagai Korea Tobacco & Ginseng, adalah perusahaan tembakau dan ginseng terkemuka dari Korea Selatan. Perusahaan ini memiliki berbagai bisnis, termasuk rokok, produk kesehatan, kosmetik, dan real estate. Di Indonesia, KT&G dikenal melalui anak perusahaannya PT KT&G TSPM yang bergerak di bidang produksi dan distribusi rokok. Salah satu produk dari PT KT&G TSPM yang sangat familiar adalah rokok Esse.

Dari pertemuan tersebut, dihasilkan sebuah terobosan nyata yaitu kegiatan pelatihan berbasis kompetensi sebagai bentuk perwujudan dari implementasi Asta Cita. Salah satunya adalah meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

Dalam pembahasan yang didiskusikan tersebut, KT&G akan mendukung kegiatan pelatihan berbasis kompetensi yang nantinya akan dilakukan oleh PT Bhakti Tidar Nusantara melalui LPK Bhatara.

Untuk kegiatan yang merupakan program CSR dari KT&G tersebut, akan melatih para peserta yang berasal dari pencari kerja atau masyarakat yang belum bekerja terutama calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan bekerja di luar negeri dengan harapan mampu membuka lapangan kerja, bahkan memberikan peluang untuk bersaing di dunia kerja terutama di luar negeri.

BACA JUGA:  PMI Asal Tanjungpinang yang Ngaku Disekap di Kamboja Dijemput Polisi, Malah Enggan Pulang

Manager CSR KT&G Franky menyampaikan bahwa KT&G sangat komitmen terhadap program pelatihan berbasis kompetensi sebagai bentuk CSR yang dilakukan oleh KT&G.

“Melalui kegiatan ini, KT&G bersama Polda Kepri dan LPK Bhatara ingin berkontribusi kepada pembangunan SDM yang kompeten serta membuka peluang kerja atau bahkan usaha bagi para peserta,” ujar Franky.

Dirbinmas Polda Kepri Kombes Wawan menambahkan bahwa kegiatan pelatihan berbasis kompetensi ini merupakan inisiasi Polda Kepri yang nantinya peserta akan diambil dari para Bhabinkamtibmas di wilayah Polda Kepri serta data dari BP3MI Kepri.

Kepala BP3MI Kepri Kombes Imam Riyadi sangat menyambut baik canangan program ini. Hal ini menurut Wawan, merupakan wujud nyata aksi implementasi Asta Cita dari Polda Kepri.

“Melakukan pelatihan terhadap masyarakat yang belum bekerja dan mau membuka peluang kerja ke luar negeri atau berwirausaha,” ujarnya.(chi)