DPRD Batam dan Pemko Batam Gelar Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Batam ke-196

235

Batam, Posmetrobatam.co: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menggelar Rapat Paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Batam ke-196 Tahun 2025, Kamis (18/12/2025).

Rapat berlangsung khidmat dan penuh nuansa budaya Melayu sebagai refleksi perjalanan panjang sejarah Kota Batam. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin, Waka I Aweng Kurniawan, Waka II Budi Mardianto, Waka III Hendra Asman dan dihadiri Wakil Gubenur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra, dan Forkopimda berserta anggota DPRD Batam.

Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir dalam rapat paripurna tersebut. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Batam merupakan momentum penting dan bersejarah bagi seluruh masyarakat Batam.

“Dengan penuh rasa syukur, kita berkumpul untuk mengenang perjalanan sejarah sebuah negeri bertuah bernama Batam, yang telah melalui proses panjang menuju kemajuan dan kejayaan,” ujar Kamaluddin.

Ia menjelaskan, berdasarkan Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 4 Tahun 2009, Hari Jadi Kota Batam ditetapkan pada tanggal 18 Desember 1829. Penetapan ini merujuk pada peristiwa bersejarah saat Raja Isya Ibni Raja Ali diberi kuasa sebagai pemegang perintah atas Nongsa dan wilayah takluknya oleh penguasa Riau.

BACA JUGA:  Pemko Batam Diminta Perbanyak Atraksi Guna Tarik Wisatawan

Menurut Kamaluddin, peringatan Hari Jadi Batam bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi menjadi pengingat bahwa seluruh elemen masyarakat adalah bagian dari perjalanan sejarah kota ini.

“Batam sebagai miniatur Indonesia membutuhkan kerja keras, kebersamaan, dan kontribusi semua pihak demi menciptakan masa depan yang gemilang bagi generasi mendatang,” katanya.

Dalam rangkaian acara, dilakukan pula prosesi pemotongan nasi besar, yang sarat makna budaya Melayu. Nasi besar berwarna kuning melambangkan kebesaran dan kewibawaan kerajaan Melayu, serta harapan akan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan bersatu.

Menutup rapat paripurna, DPRD Kota Batam kembali mengingatkan bahwa tantangan pembangunan ke depan tidaklah ringan. Seluruh elemen masyarakat diharapkan bersinergi mewujudkan visi Batam sebagai kota madani yang inovatif, berbudaya, dan berkelanjutan sebagai pusat investasi dan pariwisata.

Sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah, DPRD Batam menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan peraturan daerah yang berpihak pada masyarakat, memastikan pelayanan publik berjalan optimal, menyerap aspirasi warga, serta menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

Momentum Hari Jadi Batam yang diperingati setiap Desember juga dimaknai sebagai refleksi akhir tahun. DPRD mengajak seluruh masyarakat menjadikan pergantian tahun sebagai ajang evaluasi, memperkuat sinergi, serta menyambut tahun 2026 dengan semangat optimisme dan komitmen bersama dalam membangun Batam yang lebih inklusif dan sejahtera.

BACA JUGA:  DPRD Batam Panggil RS, Tegaskan Berobat Cukup Pakai KTP

Sementara, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra meneguhkan komitmen Pemerintah Kota Batam untuk mewujudkan Batam sebagai kota yang unggul dan berdaya saing pada peringatan Hari Jadi Batam (HJB) ke-196.

Amsakar menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Batam ke-196 tidak hanya dimaknai sebagai momentum lahirnya sebuah kota, tetapi juga sebagai proses pewarisan nilai kecintaan, kebanggaan, serta rasa memiliki masyarakat terhadap masa depan Kota Batam.

Mengusung tema “Unggul dan Berdaya Saing”, peringatan HJB ke-196 menjadi penegasan arah pembangunan peradaban Kota Batam ke depan. Unggul dimaknai sebagai kota yang maju dengan karakter kuat, kualitas sumber daya manusia yang mumpuni, birokrasi yang melayani, serta ruang publik yang inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sementara itu, daya saing Batam diwujudkan melalui lahirnya berbagai inovasi serta pelayanan publik yang cepat, efektif, dan responsif. Amsakar menilai Batam memiliki potensi strategis yang tidak dimiliki daerah lain. Posisi geografis yang strategis serta kekuatan sektor industri menjadikan Batam sebagai salah satu pemain utama di kawasan Asia Tenggara.

BACA JUGA:  Banmus DPRD Batam Sampaikan Rencana Kerja Tahun 2026

Amsakar menambahkan, sepanjang perjalanannya Batam telah membuktikan diri sebagai kota yang tangguh dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan. Hal tersebut tercermin dari capaian pertumbuhan ekonomi Batam yang terus meningkat. Pada tahun 2024, ekonomi Batam tumbuh sebesar 6,69 persen dan meningkat menjadi 6,89 persen pada triwulan tahun 2025.

Capaian tersebut turut menopang perekonomian Provinsi Kepulauan Riau, dengan sektor industri sebagai tulang punggung utama yang mampu bersaing hingga tingkat internasional.

“Berbagai capaian pembangunan yang diraih ini kami dedikasikan untuk seluruh pihak yang telah berkontribusi bagi kemajuan Kota Batam,” ujar Amsakar.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneguhkan tekad dan bekerja bersama dalam membangun Batam. Menurutnya, persatuan dan kerukunan merupakan kekuatan utama yang akan membawa Batam melangkah lebih jauh.

Amsakar juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Batam atas dukungan dan sinergi yang terjalin dalam menjalankan fungsi legislasi serta menghasilkan berbagai peraturan daerah yang strategis.

“Marilah kita terus menanamkan semangat kebersamaan dan gotong royong, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga kondusivitas daerah,” ujar dia. (hbb)