Terkait Perbedaan Penetapan Puasa Ramadan 1447 H, Begini Kata Kakanwil Kemenag Kepri

38

Batam, Posmetrobatam.co: Masyarakat diimbau menerima perbedaan penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah/2026 di Tanah Air, khususnya di Kepri.

“Kita sudah terbiasa dengan perbedaan itu, mungkin sebagian saudara-saudara Muslim mulai melaksanakan puasa pada besok (Rabu), dan sebagian lainnya lusa (Kamis),” kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Zoztafia usai pemantauan hilal awal Ramadan 1447 Hijriah di Pantai Setumu, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Selasa (17/2).

Ia menyebut perbedaan itu jangan sampai memicu perpecahan antar-sesama Muslim, apalagi di Kepri dikenal sangat kondusif baik dari segi agama, sosial, hingga politik.

Oleh karena itu Zoztafia mengajak masyarakat bersama-sama menjaga situasi Kepri tetap kondusif dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

BACA JUGA:  Perkuat Kesiapan Operasi Udara, Lanud RSA Natuna Ikut Gladi Posko Jalak Sakti 2025

“Mari sama-sama kita jaga agar Kepri tetap rukun dan damai,” ujarnya.

Ia menambahkan, hilal di langit Kota Tanjungpinang tidak terlihat berdasarkan hasil pengamatan BMKG, akibat kondisi curah hujan dan diselimuti awan tebal.

Pengamatan hilal Ramadan 2026, kata dia, melibatkan BMKG, tokoh agama, hingga organisasi keagamaan Islam, seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, pada Selasa sore.

Ia melanjutkan ada dua titik pengamatan hilal Ramadan 2026 di Kepri, yakni Kota Tanjungpinang dan Kota Batam.

“Berdasarkan pengumuman resmi Kemenag RI, awal Ramadan jatuh pada tanggal 19 Februari 2026,” tandasnya.(ant)