Banjir Terjang Jalan Raya Botania hingga Taman Raya Batam Centre

204

Batam, Posmetrobatam.co: Hujan deras yang mengguyur kawasan Batam Centre selama beberapa jam, menyebabkan banjir, air meluap dan menggenangi sejumlah ruas jalan utama serta permukiman warga, Rabu (16/12) siang.

Luapan air menerjang jalan raya di depan Perumahan Botania 1 hingga mengganggu aktivitas lalu lintas. Ketinggian air di beberapa titik dilaporkan mencapai selutut orang dewasa.

Selain merendam badan jalan, air banjir juga masuk ke sejumlah rumah warga di kawasan Perumahan Taman Raya dan perumahan di sekitarnya.

Banjir mulai menggenangi Jalan Tengku Sulung, Jalan Marbela Residence hingga kawasan Pesona Asri sekitar pukul 13.00 WIB. Hingga pukul 14.00 WIB, air dilaporkan masih meluap dan belum menunjukkan tanda-tanda surut.

BACA JUGA:  Lagi, Warga Negara China di Batam Diburu Interpol

Air banjir yang berwarna cokelat pekat mengalir deras dan menghalangi laju kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Sejumlah pengendara terpaksa melambatkan kendaraan, bahkan berusaha menepi ke arah yang lebih tinggi, karena khawatir mesin mati.

Ibrahim, warga Batam Center yang melintasi kawasan tersebut, mengatakan, banjir terpantau cukup parah dari depan Perumahan Taman Raya hingga Botania Garden. Menurutnya, arus air terlihat sangat deras dan membelah jalanan permukiman.

“Di Perumahan Taman Raya, airnya deras sekali dan warnanya cokelat. Air seperti mencari jalannya sendiri ke titik yang lebih rendah,” ujar Ibrahim di lokasi.

Kondisi tersebut membuat sejumlah pengendara sepeda motor memilih berhenti dan mengamankan kendaraannya di tempat yang lebih tinggi, untuk menghindari risiko mogok atau terseret arus.

BACA JUGA:  Seminar Beladiri Jujitsu: Gaya Hidup Sehat dan Prestasi

Sementara itu, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib), Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Win Anas, membenarkan adanya beberapa titik banjir di wilayah tersebut. Ia menyebut kawasan Taman Raya, Pesona Asri, dan Marbela menjadi lokasi yang terdampak cukup signifikan.

“Memang ada beberapa titik banjir. Volume air yang masuk cukup besar, sementara drainase tidak mampu menampung derasnya aliran air,” jelas Win Anas.

Ia menambahkan, pihaknya telah turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi banjir dan memastikan situasi tetap terkendali. Menurutnya, curah hujan tinggi dalam waktu singkat menjadi faktor utama terjadinya luapan air di sejumlah titik tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, genangan masih terlihat meski sedikit demi sedikit mulai surut di beberapa ruas jalan, namun warga diminta tetap waspada, terutama saat melintas di kawasan rawan banjir.(abg)

BACA JUGA:  BP Batam Raih Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024 dengan Nilai Meningkat