Lomba Kampung Sinema Dibuka, Jakarta Culture Cinema 2026 Bidik Karya Budaya Mendunia

83

posmetrobatam.co– Jakarta– Guna memajukan budaya melalui film, pemerintah daerah provinsi DKI Jakarta menghelat Jakarta Culture Cinema 2026. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas ruang ekspresi budaya melalui media kreatif.

Dalam kegiatan tersebut digelar Lomba Kampung Sinema merupakan penyelenggaraan festival film pendek yang secara khusus mengangkat objek pemajuan kebudayaan Indonesia, khususnya kebudayaan Jakarta.

Ketua Yayasan Kampung Sinema, Ade Maulana Sidik menyampaikan, Jakarta Culture Cinema dirancang sebagai ekosistem pendukung bagi sineas muda.
Ia berharap, penyelenggaraan Jakarta Culture Cinema dapat mendorong lahirnya karya-karya kreatif yang tidak hanya memperkuat identitas budaya Jakarta, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional.

“Kami ingin menciptakan wadah di mana objek pemajuan kebudayaan Jakarta dapat ditransformasikan ke dalam karya audio visual yang kompetitif serta memiliki daya tarik global,” ujarnya pada pembukaan Lomba Kampung Sinema Jakarta Culture Sinema di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, Rabu (15/4/2026).

BACA JUGA:  Keluar dari Penjara, Kondisi Bharada E Sehat, Kini Sedang Bersama Keluarga

Dalam pelaksanaannya, Jakarta Culture Cinema menghadirkan tiga program utama, yaitu:
Jakarta Culture Cinema Fund (JCCFund)
Program pendanaan dan pelatihan produksi film yang diperuntukkan bagi warga Jakarta untuk memproduksi film pendek dengan mengangkat Objek Pemajuan Kebudayaan Jakarta. Melalui program ini, akan dipilih 10 kelompok terbaik yang akan dinilai oleh Yudi Datau dan Makbul Mubarak, untuk selanjutnya memperoleh dukungan pendanaan produksi kepada setiap kelompok.

Jakarta Culture Cinema Fest (JCCFest). Kompetisi film pendek yang terbuka untuk umum, baik sineas Indonesia maupun internasional. Kompetisi ini memperebutkan tujuh kategori penghargaan. Pengiriman karya dapat dilakukan melalui laman resmi jakculturecinema.id maupun platform FilmFreeway.

Bioskop JCC. Program penayangan film pendek hasil produksi peserta JCCFund serta karya yang lolos kurasi JCCFest namun belum masuk dalam nominasi penghargaan. Penayangan akan dilaksanakan di enam lokasi yang tersebar di lima kota dan satu kabupaten di wilayah Provinsi DKI Jakarta, dengan puncak kegiatan di wilayah Kepulauan Seribu.

BACA JUGA:  Mensos Gus Ipul Sebut Banyak Pengemis Palsu Manfaatkan Momen Lebaran, Hati-hati Beri Bantuan

Peluncuran kegiatan secara simbolis melalui prosesi pemotongan kue dongkal, sebagai representasi kekayaan kuliner dan tradisi masyarakat Jakarta, oleh Kadis Parekraf Pemprov DKI Jakarta Andika Permata.
(Fri)