Batam, posmetrobatam.co: PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni menambah armada kapal untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.
Perusahaan pelayaran milik negara ini menyiapkan satu kapal tambahan untuk memperkuat kapasitas angkut penumpang selama periode mudik Idulfitri 2026.
Selain mengoperasikan KM Kelud yang rutin melayani rute Batam, Pelni juga mengerahkan KM Nggapulu sebagai kapal tambahan pada musim mudik tahun ini.
Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, mengatakan penambahan armada dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
“Selain KM Kelud ada KM Nggapulu, yang akan membawa penumpang mudik. KM Ngapulu bawa penumpang Batam-Medan di tanggal 15 Maret. Lalu di tanggal 18 Maret kembali lagi, berlayar Batam-Tanjung Priok,” jelasnya.
Ia menyatakan pihaknya telah menyusun jadwal pelayaran untuk mengakomodasi lonjakan penumpang menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Edwin mengimbau masyarakat mencermati jadwal keberangkatan agar perjalanan mudik berjalan lancar.
Berdasarkan jadwal resmi, KM Kelud beroperasi 11 kali sepanjang Maret 2026 dengan rute dominan Batam–Belawan dan Batam–Tanjung Priok. Sementara KM Nggapulu singgah dua kali di Batam, yakni 15 Maret tujuan Belawan dan 18 Maret tujuan Tanjung Priok.
KM Kelud dijadwalkan berangkat antara lain pada 2 Maret pukul 12.00 WIB tujuan Tanjung Balai Karimun dan Belawan, 5 Maret pukul 15.00 WIB tujuan Tanjung Priok, serta 30 Maret pukul 18.00 WIB tujuan Belawan. KM Nggapulu bertolak pada 15 Maret pukul 18.00 WIB dan 18 Maret pukul 13.00 WIB.
Edwin menegaskan jadwal dapat berubah sesuai kondisi operasional dan cuaca. Karena itu, penumpang perlu memperbarui informasi melalui kanal resmi PELNI.
Ia juga mengarahkan calon penumpang membeli tiket lewat aplikasi PELNI Mobile atau kanal resmi lain agar lebih praktis dan terhindar dari percaloan. Penumpang juga diminta datang lebih awal ke pelabuhan.
“Kalau bisa datang dua jam lebih awal di pelabuhan,” ucap Edwin.
PELNI Cabang Batam memastikan kesiapan armada dan pelayanan penumpang tetap menjadi prioritas, termasuk aspek keselamatan dan kenyamanan, untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Kepri. (hbb)









