Jika Inggris Tak Juara Euro 2024, Gareth Southgate Mundur

167
Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, memberikan bocoran terkait masa depannya. (englandfootball.com)

Pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate, memberikan bocoran terkait masa depannya. Ia menyatakan akan mundur dari kursi pelatih Timnas Inggris jika gagal mengantarkan The Three Lions juara Euro 2024.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam sebuah wawancara bersama media Jerman, Bild, baru-baru ini.

“Jika kami tidak menang, saya mungkin tidak akan berada di sini lagi. Ini mungkin kesempatan terakhir,” kata Southgate.

Southgate sendiri sadar bahwa ia tak bisa berlama-lama melatih The Three Lions jika tak kunjung mempersembahkan trofi. Ia tahu bahwa fans mungkin akan kehilangan kesabaran terhadap dirinya.

Sejak melatih Timnas Inggris senior pada 2016, Southgate belum mempersembahkan satu trofi pun. Capaian terbaiknya ialah finis sebagai runner-up di Euro 2020 yang digelar pada 2021 akibat pandemi Covid-19.

BACA JUGA:  Crosser Astra Honda Siap Banggakan Indonesia di Laga MXGP Latvia

“Saya telah berada di sini selama hampir delapan tahun sekarang dan kami sudah hampir mencapai titik puncak, jadi saya tahu bahwa Anda tidak bisa terus berdiri di depan publik dan berkata ‘tolong lakukan lebih banyak lagi’, karena pada titik tertentu, orang-orang akan kehilangan kepercayaan pada Anda,” sebutnya.

“Jika kami ingin menjadi tim besar dan saya ingin menjadi pelatih top, maka kami harus memberikan yang terbaik di momen-momen besar,” beber Southgate.

Meski demikian, pelatih berusia 53 tahun itu kini belum mau melakukan pembicaraan lebih jauh terkait masa depannya. Saat ini ia tetap fokus 100 persen bersama Timnas Inggris.

“Namun untuk saat ini, ia mengatakan bahwa ia fokus 100 persen pada Inggris, ia tidak memikirkan atau berbicara dengan orang lain,” kata kepala reporter Sky Sports, Kaveh Solhekol.

BACA JUGA:  Kemenangan Newcastle Minta Tumbal

“Siapa pun yang telah mendekatinya atau perwakilannya telah diberitahu ‘Gareth tidak mau terlibat saat ini, pikirannya sepenuhnya tertuju pada Inggris’,” tambah Kaveh. (jpg)