Amsakar Serahkan KIA, Dorong Pendidikan Bagi Anak Usia Dini

62

Batam, posmetrobatam.co: Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra secara simbolis menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada pelajar SDN 006 Batam Kota, Batamcentre, Kamis (12/2).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, Adisthy, menjelaskan bahwa dari 1.081 siswa di SDN 006 Batam Kota, sebanyak 850 siswa telah memiliki KIA. Hingga Februari ini, capaian penerbitan KIA di Batam telah mencapai 63,5 persen, melampaui target awal sebesar 60 persen.

“Capaian ini terwujud berkat kerja sama semua pihak. KIA memberikan banyak manfaat, di antaranya diskon 15 hingga 20 persen di sejumlah toko buku serta potongan harga bahkan gratis masuk ke beberapa tempat rekreasi bagi anak di bawah 17 tahun,” ujar Adisthy.

BACA JUGA:  Terima LHP BPK, Amsakar Tegaskan Komitmen Perbaiki Tata Kelola Penuntasan TBC di Batam

Ia menargetkan anak-anak di Batam memiliki KIA. Pihaknya menjemput bola ke sekolah-sekolag tingkatan dari PAUD hingga SMA sederajat.

“Besok kami menyerahkan KIA di PAUD Sei Beduk dengan mengajak Bunda PAUD (Erlita Amsakar) Kota Batam,” tegasnya.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa anak-anak tidak perlu menunggu usia 17 tahun untuk memiliki identitas resmi. Menurutnya, KIA mempermudah berbagai urusan administrasi kependudukan dan memberikan banyak keuntungan bagi anak-anak.

“Kalau anak sudah berusia 17 tahun tetapi belum melakukan perekaman data, proses administrasi kependudukan bisa terhambat. Karena itu, kami dorong perekaman sejak dini,” ujar Amsakar.

Ia juga meminta para orang tua agar menjaga KIA dengan baik serta memberikan pemahaman kepada anak tentang pentingnya identitas diri. Menurutnya, program KIA menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Batam dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini hingga 16 tahun.

BACA JUGA:  Semarak MTQH Sagulung 2026, Amsakar Dorong Pengamalan Al-Qur’an dan Kepedulian Lingkungan

Amsakar menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama pemerintah, sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi pemerintah pusat dan daerah. Pemerintah, kata dia, memberikan perhatian besar pada kemandirian bangsa, ketahanan energi dan pangan, serta penguatan pendidikan.

“Pendidikan adalah kunci untuk menjawab tantangan masa depan. Kalau kita ingin melihat masa depan Batam, lihatlah bagaimana kita mendidik anak-anak hari ini,” pesannya mengakhiri. (hbb)