Pengukuhan Pengurus MKJ Periode 2025 – 2030 Dimeriahkan dengan Pentas Seni

46

posmetrobatam.co — Jakarta –Masyarakat Kesenian Jakarta (MKJ) menyelenggarakan Malam Kesenian Jakarta sekaligus memperkenalkan pengurus baru MKJ periode 2025-2030 pada Selasa 10 Februari 2026.

Acara berlangsung di Teater Kecil Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini, Jakarta Pusat, menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan untuk mempererat tali silaturahmi dan memajukan dunia kesenian di ibu kota.

Ketua Panitia Pelaksana, Mustafa Ismail, menyampaikan bahwa acara ini dirancang sebagai wadah bagi seluruh pengurus, anggota, serta peminat kesenian untuk berkumpul dan menikmati karya-karya dari komunitas kesenian Jakarta.

“Kami ingin Malam Kesenian Jakarta menjadi ajang yang menghubungkan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari seniman berpengalaman hingga generasi muda yang mengembangkan bakatnya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kini Harga Emas Antam Dibandrol Rp 1.904.000 Per Gram

Agenda utama acara adalah orasi budaya bertajuk “Seni dalam Lanskap Kota Global Jakarta” yang akan disampaikan oleh Ngatawi Al-Zastrow, seorang pakar kebudayaan yang berkontribusi dalam perkembangan seni di Indonesia.

Ngatawi Al-Zastrow yang juga Kepala Makara Art Center (MAC) Universitas Indonesia menyampaikan tiga hal yang ada di kota global. Yaitu, sebagai pusar perekonomian, memiliki infrastuktur teknologi dan memiliki kebudayaan dan hidup.

Menurut Ngatawi yang menjadi masalah adalah seni budaya dinilai secara kapitalis, apakah memberi keuntungan atau tidak. Karena itu dia berharap peran seniman dalam membentuk identitas budaya kota di kancah global.

Ngatawi juga menyampaikan cerita kiasan atau alegori tentang katak yang ingin bisa berjalan seperti ular. Bahkan katak nekad memotong seluruh kakinya, namun malah kehilangan kemampuan sendiri, dan menjadi santapan ular.

BACA JUGA:  351 Pelabuhan "Tikus" Jalur Penyelundupan di Pulau Sumatera Disorot Menkopolkam

“Seandainya katak cerdas ia tidak akan meniru ular, tapi mengenali dan memaksimalkan potensi dirinya,” ujar Ngatawi.

Selain orasi, rangkaian acara diisi dengan berbagai pertunjukan menarik. Antara lain baca puisi oleh penyair ternama dan generasi muda, pentas seni yang menampilkan karya baru dari anggota MKJ, pertunjukan tari yang menggabungkan elemen tradisional dan kontemporer, serta dramatical reading yang mengangkat cerita tentang kehidupan masyarakat kota.

Sementara Ketua MKJ, Arie Batubara, menjelaskan bahwa pengurus baru akan membawa program kerja yang fokus pada pengembangan sarana dan prasarana kesenian, serta pendataan seniman muda untuk mendapatkan dukungan yang baik.

Arie juga mengungkapkan, nama MKJ sudah ada 30 tahun lalu, namun baru dideklarasikan tahun 2019. “MKJ memperoleh akte notaris pada tahun 2021,” ucapnya.

BACA JUGA:  Pendaftaran Petugas Haji 2025 Tingkat Daerah Dibuka 7-15 November, Ini Persyaratannya

“Kami berkomitmen untuk menggerakkan perkembangan kesenian Jakarta agar tetap hidup dan berkembang sesuai dengan zaman,” imbuhnya.

Acara Malam Kesenian Jakarta 2026 dipandu oleh MC Nuyang Jaimee dan Imam Maarif dihadiri para seniman dan peminat kesenian serta perwakilan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta (Fri)