Gema Batam Asri Bergema, Amsakar Kerahkan OPD Bersih-Bersih Serentak

57

Batam, posmetrobatam.co: Suasana di kawasan K Square Batam tampak berbeda, Rabu (11/2) tepat pukul 07.00 WIB, ratusan pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung ke lapangan.

Di bawah komando Wali Kota Batam Amsakar Ahmad, gerakan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih biasa, melainkan langkah awal dari Gerakan Masyarakat Batam Asri (Gema Batam Asri) yang digelar serentak di seluruh kecamatan se-Kota Batam.

Aksi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersihan dan penataan lingkungan kota. Pencanangan Gema Batam Asri juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan daerah baik provinsi, kabupaten, maupun kota agar wajah dan tata kelola daerah tetap terjaga dengan baik.

“Batam telah melakukan sejumlah langkah penataan kebersihan. Untuk memaksimalkan upaya tersebut, kami sepakat bersama Forkopimda menggulirkan gerakan bersama yang kami namakan Gema Batam Asri,” ujar Amsakar.

BACA JUGA:  Batam Masuk Nominator Daerah Perbatasan Terinovatif

Ia menjelaskan, Gema Batam Asri merupakan akronim dari Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Lebih dari sekadar slogan, gerakan ini dirancang sebagai gerakan kolaboratif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Pada tahap awal, kegiatan dilaksanakan serentak di 12 kecamatan. Pusat pencanangan ditandai dengan gotong royong dan aksi bersih-bersih di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan Waduk Duriangkang serta wilayah Pandanwangi untuk membersihkan enceng gondok yang kerap mengganggu aliran air.

“Setelah pencanangan ini, kegiatan pembersihan langsung kita mulai. Fokusnya tidak hanya di pusat kota, tetapi juga di kawasan strategis seperti waduk dan pantai,” tegasnya.

Untuk memastikan gerakan ini tidak berhenti sebagai seremoni semata, Pemerintah Kota Batam tengah menyiapkan regulasi pendukung melalui surat edaran maupun peraturan wali kota. Aturan tersebut nantinya akan mengatur mekanisme pelaksanaan, termasuk kemungkinan menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin mingguan atau bulanan.

BACA JUGA:  Amsakar: Lomba Germas KKS Tingkat Nasional Momentum Hadirkan Batam sebagai Kota Sehat

Gerakan ini pun akan menyasar berbagai pihak mulai dari instansi pemerintah, swasta, badan usaha, sekolah, rumah ibadah, hotel, hingga lokasi-lokasi strategis lainnya di Batam.

Amsakar berharap, Gema Batam Asri mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota. Dengan lingkungan yang tertata, Batam diharapkan semakin nyaman, sehat, serta memiliki daya saing tinggi sebagai tujuan investasi dan pariwisata.

Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menilai Gema Batam Asri menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Gerakan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama sebagai warga Batam. Jika dilakukan konsisten, ini akan membentuk karakter kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun investor,” ujar Li Claudia.

BACA JUGA:  Batam Perkuat Infrastruktur Persampahan, Li Claudia Pantau Pembangunan TPS BIN Tertutup

Ia optimistis, kolaborasi lintas sektor yang terbangun melalui gerakan ini akan membuat Batam semakin tertata dan memiliki daya saing sebagai kota industri, perdagangan, dan pariwisata.

Tak hanya memberi arahan, Amsakar dan Li Claudia turut turun tangan langsung. Keduanya terlihat memunguti sampah yang berserakan di tepi jalan sekitar Candi Bentar, Sagulung. Setelah itu, rombongan bergerak menuju Batam Kota untuk meninjau sejumlah titik lainnya, memastikan semangat Gema Batam Asri benar-benar bergema di seluruh penjuru kota.(hbb)