Disinyalir Kelebihan Muatan, Truk Kontainer Mogok Biang Macet di Tiban

309

Batam, Posmetrobatam.co: Truk kontainer mogok di jalan menanjak di depan Perumahan BTN Regency atau depan Ruko Tiban Sakura pada Rabu (9/7) pukul 22.00 WIB. Akibatnya, arus lalu lintas menuju Sei Harapan, Sekupang macet parah.

Tampak Bhabinkamtibmas di lokasi dan mekanik yang sedang memperbaiki mesin. Salah seorang kru truk dengan rangka bertuliskan Persero itu mengaku akan mengantar barang ke Batuaji.

“Iya bang. Kami mau ke Batuaji mau antar barang,” ujar pria salah satu kru kontainer.

Truk kontainer warna biru itu tidak bisa melewati Jalan Gajahmada yang menanjak. Tepat di jalur sempit di depan Ruko Sakura itu, truk kontainer mogok di lajur kanan disinyalir kelebihan muatan.

BACA JUGA:  Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Punggur Diresmikan, Ansar Berharap Masyarakat Bisa Mudik dengan Lancar dan Aman

Kemacetan pun tak terhindarkan, arus lalu lintas yang datang dari arah Nagoya semakin mengerucut sesampai di lokasi truk yang mogok. Karena lajur dari Nagoya empat lajur, namun sesampai di lokasi kejadian yang merupakan 2 lajur jadi 1 lajur. Karena tertutup truk kontainer mogok tersebut.

Pantauan hingga 22.30 WIB, arus lalu lintas masih tersendat.

Sebelumnya, jajaran Polresta Barelang sudah melakukan sosialisasi kepada pengelola dan perusahaan kendaraan berat terkait kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) atau kendaraan angkutan barang yang ukurannya (dimensi) dan/atau muatannya melebihi batas yang telah ditetapkan oleh peraturan perundang-undangan.

Kanit Kamsel Satlantas Polresta Barelang, Ipda M Victor Hutahean, Rabu (4/6), mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai risiko ODOL terhadap keselamatan lalu lintas serta kerusakan infrastruktur jalan.

BACA JUGA:  Lihat Motor Pengojek di Tiban Mogok, Influencer Singapura Langsung Belikan Motor Honda Beat Baru

Selain memberikan materi sosialisasi, tim Satlantas Polresta Barelang juga melakukan pendataan terhadap kendaraan operasional milik PT Truckindo.

“Kami melakukan pengecekan kondisi fisik kendaraan, nomor rangka, dan nomor mesin turut dilaksanakan guna memastikan kendaraan dalam keadaan laik jalan,” katanya.(red)