Adang Saharjo: Mari Bergerak Serentak Selamatkan Kedaulatan RI

79

posmetrobatam.co– Jakarta– Para aktifis dari Jabodetabek dan berbagai daerah memadati Gedung Juang 45 Menteng Jakarta Pusat. Hari ini Selasa (10/2/2026). Dalam rangka Deklarasi GMKR (Gerakan Merebut Kembali Kedaulatan). Di bidang politik, ekonomi, hukum, sumber daya alam dan kedaulatan wilayah dari tangan oligarki.

Salah seorang aktifis 77 dan Dewan Pakar Partai Ummat yang turut hadir menyatakan keprihatinannya mengenai masalah kedaulatan RI, Adang Saharjo.

“Kita lihat bagaimana korupsi di Indonesia semakin merajalela dan sulit diberantas sementara rakyat semakin terpuruk dengan kebutuhan pokok yang semakin mahal, lapangan kerja semakin berkurang sementara kekayaan alam dikuasai oleh oligarki. Terlalu banyak partai politik di Indonesia , sebaiknya dibatasi hanya 3 partai agar fokus untuk menata politik dan kesejahteraan rakyat,” kata Adang Saharjo pada reporter usai Deklarasi GMKR di Gedung Juang 45 Selasa (10/2/2026).

BACA JUGA:  Apakah Pemutaran Lagu di Acara Pernikahan Bayar Royalti? Ini Penjelasan Menkum Supratman Andi Agtas

“Harapan kami Deklarasi GMKR dapat mengembalikan kedaulatan negara. Sekarang ini kita harus segera bergerak jika tak ingin jadi penumpang di negara sendiri,” tegasnya

Menurutnya negara kita akan terpecah belah jika tidak segera ditangani. Mungkin akan ada negara Jawa, negara Sunda , negara Banten dll.

“Contoh negara dalam negara adalah PIK ( Pantai Indah Kapuk) karena disana sudah sangat komplit seperti negara,” ungkap Adang.

“Kita harus doakan dan dukung Presiden RI Prabowo Subianto untuk membenahi kerusakan bangsa ini, karena memang keadaan sekarang sangat sulit. Selamatkan Indonesia dari oligarki,” pungkasnya.
(Fri)