Pagelaran Tanjungpinang Fest 2024 yang dulunya bernama Festival Kopi Merdeka tambah meriah dan makin menjadi daya tarik wisata untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kepri. Dimeriahkan dengan berbagai acara termasuk fashion show, festival band, dan sejumlah perlombaan mulai dari eSport hingga fotografi.
Ivent ini juga dimeriahkan dengan sejumlah penampilan dari artis-artis nasional. Adapun sejumlah artis yang tampil pada acara ini antara lain Souljah, Candil, Anna Zanet, dan Bedu sebagai pembawa acara.
Ivent ini juga tidak luput dari ladang berkah bagi pedagang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebab, pengunjung selalu ramai menyaksikan pertunjukan dan mencicipi dagangan para pelaku UMKM yang berjualan di stan bazar acara tersebut.
Sambil menikmati berbagai pertunjukan dan hiburan, pengunjung juga bisa menikmati kuliner dari 180 stan pelaku UMKM yang meramaikan acara tersebut.
Ita, seorang penjual atau pelaku UMKM di stand Tanjungpinang Fest mengaku sangat senang. Katanya, banyaknya pengunjung yang hadir membuat dagangannya laris.
“Alhamdulillah ramai terus, dagangan larislah, banyak yang datang,” katanya.
Berbagai pertunjukan menjadi daya tarik kunjungan wisatawan yang rela datang melihat langsung kemeriahan Tanjungpinang Fest 2024 kolaborasi Festival Kopi Merdeka.
Tak hanya dikujungi warga lokal, Tanjungpinang Fest juga didatangi warga dari luar Tanjungpinang.
Edi, misalnya mengatakan, ivent ini sangat menarik. “Banyak ragam acara. Acaranya lengkap,” ujarnya.
Pengunjung lainnya Lisa, mengaku senang hadir di iven ini.
“Banyak yang jualan bermacam-macam. Jadi asik, jalan dari ujung ke ujung melihat berragam orang jualan,” katanya.
Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Afitri Susanti mengatakan, kegiatan positif ini tentunya menjadi pemikat kunjungan wisata ke Tanjungpinang.
“Pembuktian bahwa Tanjungpinang sangat siap mendapatkan kunjungan wisatawan,” sebutnya.
Selain itu, terpilihnya ivent ini masuk ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) juga dari rencana tampilan budaya tradisi yang ditampilkan.
“Maka pada saat kurasi. Ivent ini masuk juga disebabkan suguhan pertunjukan budaya,” ucapnya.
Kopi Merdeka dan Historis Tanjungpinang
Dikatakan Afitri, hampir di setiap kelurahan di Tanjungpinang ada kedai kopi. Budaya ngopi sangat kental di Tanjungpinang. “Lalu kok ada merdeka. Karena pelaksanaannya pada bulan Kemerdekaan. Terahkir. Kok di jalan Merdeka pula. Sebab, kedai kopi yang dianggap legend ada di sini,” sebutnya.
Dampak positif lainnya juga akan dirasakan. Yakni, perputaran ekonomi atau berkah bagi para pelaku UMKM.
Selain itu, perhelatan ini bukanlah sekedar rangkaian acara serimonial, namun sebuah membangkitkan pariwisata.(aiq/*)









