PELNI Berikan Diskon Tiket Kapal 30 Persen Selama Libur Sekolah

77

Batam, Posmetrobatam.co: PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) mendukung program stimulus pemerintah dengan memberikan diskon tiket kapal penumpang kelas ekonomi sebesar 30 persen. Program ini berlaku untuk seluruh trayek kapal penumpang yang dioperasikan PELNI selama periode libur sekolah tahun 2026.

Kepala Operasional PELNI Batam, Mulyadi, mengatakan program tersebut bertujuan mendorong mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor transportasi laut.

“PELNI siap mendukung dan menjalankan program stimulus yang dicanangkan pemerintah melalui pemberian diskon sebesar 30 persen dari tarif dasar tiket kapal penumpang kelas ekonomi. Program ini berlaku untuk seluruh trayek kapal penumpang yang kami operasikan,” ujar Mulyadi, Selasa (9/6).

Ia menjelaskan, penjualan tiket dengan tarif diskon telah dibuka sejak 6 Juni 2026. Masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut untuk perjalanan dengan jadwal keberangkatan mulai 20 Juni hingga 15 Agustus 2026.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Batam Terima Kunjungan Pansus LKPj Kabupaten Tanah Datar

Selama periode libur sekolah, sekitar 693 ribu pelanggan di seluruh Indonesia diperkirakan akan menikmati program diskon tersebut. PELNI berharap kebijakan ini dapat meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau.

“Berdasarkan pengalaman program serupa sebelumnya, kami melihat adanya peningkatan minat masyarakat menggunakan transportasi laut. Karena itu, kami optimistis program ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat selama musim liburan,” ucapnya.

Mulyadi juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi guna menghindari penipuan. Tiket dapat diperoleh melalui aplikasi PELNI Mobile, website resmi PELNI, Contact Center 162, loket cabang, maupun berbagai mitra penjualan resmi yang bekerja sama dengan perusahaan.

BACA JUGA:  Lonjakan Pendatang ke Batam Meningkat Tajam, Disdukcapil Catat 4.000 Warga Baru Tiap Bulan

Selain itu, pelanggan juga didorong untuk memanfaatkan metode pembayaran non-tunai yang telah tersedia melalui berbagai layanan perbankan dan platform pembayaran digital.

Di sisi lain, Mulyadi menyampaikan bahwa terdapat penyesuaian tarif pas pelabuhan di Batam menyusul berlakunya Peraturan Kepala BP Batam Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Kepelabuhanan di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

“Sebelumnya tarif pas pelabuhan sebesar Rp10 ribu per penumpang. Kini tarif tersebut disesuaikan menjadi Rp35 ribu per penumpang. Komponen pas pelabuhan ini nantinya akan terintegrasi ke dalam harga tiket kapal PELNI,” tegas dia.

Meski terdapat penyesuaian tarif pas pelabuhan, PELNI memastikan komitmennya untuk terus memberikan layanan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Bengkong Golden City Ramai Didatangi Warga, Destinasi Baru Ajang Pesta Miras

“Tentunya, kami juga memastikan seluruh informasi terkait tarif dan komponen biaya perjalanan dapat diakses secara transparan melalui seluruh kanal resmi PELNI,” tutup Mulyadi.(hbb)