Disdukcapil Batam Ingatkan Warga, Hati-Hati Penipuan Aktivasi IKD Berkedok Petugas melalui Telepon

147

Batam, posmetrobatam.co: Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, mengimbau agara mayarakat berhati-hati penipuan mengatas namakan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui telepon maupun WhatsApp.

Salah satu warga Batam, Dedy, nyaris menjadi korban penipuan tersebut. Ia mengaku menerima telepon dari seseorang yang mengaku sebagai ASN pegawai pelayanan Disdukcapil Batam. Oknum tersebut bahkan menggunakan foto profil berseragam ASN untuk meyakinkan korban.

Dalam percakapan tersebut, pelaku mengaku akan membantu proses peralihan KTP elektronik ke KTP Digital (IKD). Pelaku juga mengarahkan Dedy untuk datang ke Kantor Kecamatan Batam Kota serta mengirimkan tautan aplikasi dengan dalih panduan pendaftaran IKD.

Pelaku bahkan menyebutkan bahwa data keluarga Dedy belum terdaftar dalam IKD dan mengklaim proses aktivasi bisa dilakukan hanya dalam waktu 30 menit untuk satu keluarga.

BACA JUGA:  Pemkab Bintan Peringati Hari Jadi Provinsi Kepri ke-23, Wakil Bupati Bintan Deby Maryanti jadi Irup

Namun, kecurigaan muncul ketika Dedy menanyakan nama Kepala Dinas Disdukcapil Batam. Pelaku menyebutkan nama Abraham, padahal diketahui jabatan Kepala Disdukcapil Batam saat ini dijabat oleh Adisthy, seorang perempuan. Menyadari kejanggalan tersebut, Dedy pun mengurungkan niatnya dan tidak melanjutkan komunikasi.

Menanggapi penipuan tersebut, Adisthy, Kepala Disdukcapil Kota Batam, kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengaku petugas, tidak mengklik tautan mencurigakan, serta segera melapor jika menemukan indikasi penipuan serupa.

“Jika ada telepon atau WhatsApp yang mengatas namakan Disdukcapil Kota Batam terkait aktivasi IKD gharap diabaikan. Kami imbau sekali lagi aktivasi IKD tidak pernah melalui telepon atau WA,” tegasnya, Jumat (9/1)

BACA JUGA:  Kolaborasi Wyndham Panbil Batam dan PMI Hasilkan 23 Kantong Darah dalam Aksi Donor

Ia menjelaskan, bahwa aktivasi IKD tidak melalui link apapun. Karena aktivasi tersebut sudah tersambung dengan system pusat yang ada di perangkat computer dan laptop adan akun petugas resmi.

“Kalau ada yang mengaku-ngaku petugas kita dan menggunakan foto profil ASN, itu tidak ada. Jadi berharap masyarakat waspada, karena banyak penipuan yang sudah kami terima dari masyarakat,” pesan mantan Camat Lubuk Baja itu.(hbb)