Seorang Penumpang Alami Diare Sepanjang Perjalanan, Penerbangan Delta AirInes Terpaksa Mendarat Darurat

202
Ilustrasi penerbangan. (Pixabay)

Viral munculnya rekaman mengenai darurat medis di dalam pesawat telah memaksa sebuah pesawat Amerika harus kembali ke Atlanta dikarenakan setelah dua jam penerbangannya menuju ke Spanyol ada seorang penumpang yang mengalami diare.

Dikutip dari The Guardian, Para kru telah menghabiskan waktu lima jam untuk membersihkan Delta Airlines Airbus A350 setelah melakukan pendaratan awal, mereka harus mengganti karpet lorong yang rusak akibat insiden tersebut.

Penumpang yang menderita diare, diizinkan kembali naik pesawat setelah penundaan selama delapan jam dan sampai ke Barcelona pada Sabtu sore tanpa ada kejadian lebih lanjut.

Salah satu akun dari penumpang yang diposting ke media sosial memperlihatkan awak pesawat melakukan yang terbaik untuk membersihkan kekacauan dengan tisu dan disinfektan beraroma.

BACA JUGA:  Ahmad Al-Sharaa Ditunjuk sebagai Presiden Transisi Suriah

Rekaman audio percakapan antara pilot dan pengatur lalu lintas udara mengungkapkan alasan jet tersebut berputar secara tiba-tiba di Virginia tengah.

“Ini hanya masalah biohazard, ada seorang penumpang yang menderita diare sepanjang perjalanan di dalam pesawat sehingga mereka ingin kami kembali ke Atlanta,” kata pilot tersebut.

Audio tersebut diposting ke media sosial X atau Twitter, bersama dengan gambar jalur penerbangan Federal Aviation Authority (FAA) yang mengonfirmasi alasan perubahan arah tersebut.

“Masalah medis di dalam pesawat. Tim kami bekerja secepat dan seaman mungkin untuk mengantarkan pelanggan kami ke tujuan akhir mereka. Kami dengan tulus meminta maaf kepada pelanggan kami atas keterlambatan dan ketidaknyamanan pada rencana perjalanan mereka,” katanya.

BACA JUGA:  Batam Autism Conference 2025 Bakal Digelar

Insiden ini terjadi seminggu setelah Air Canada meminta maaf kepada dua penumpang yang dikeluarkan dari penerbangan dari Seattle ke Montreal karena mereka mengeluh harus duduk di kursi yang dipenuhi muntahan.
(jp group)