Pemda Natuna Bersama Bappenas Bahas Pengembangan SDA dan Percepatan Geopark

94

Natuna, Posmetrobatam.co: Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna bersama tim Kementerian PPN/Bappenas menggelar rapat koordinasi dalam rangka pembahasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan evaluasi Geopark Natuna menuju status UNESCO Global Geopark (UGGp).

Rapat tersebut di pimpin Bupati Natuna, Cen Sui Lan beserta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna Lantai II, Jalan Batu Sisir, Bukit Arai, Senin (6/4).

Kegiatan diawali dengan pemaparan dari Staf Khusus Kementerian PPN/Bappenas yang menyampaikan pentingnya penguatan perencanaan pembangunan berbasis potensi daerah, khususnya dalam pengembangan geopark sebagai bagian dari strategi nasional.

Serta pengusulan Geopark Natuna menuju UGGp dan diiringi dengan kesiapan data, sinergi lintas sektor, serta dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.

BACA JUGA:  Sekjen DPW Puja Kesuma Kepri, Alfi: Golkar Kepri akan Lebih Maju jika Dipimpin Rizki Faisal

Bupati Natuna, Cen Sui Lan menyampaikan, Natuna sebagai wilayah perbatasan memiliki potensi sumber daya alam yang besar, namun masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat, terutama dalam penguatan infrastruktur dan optimalisasi pengelolaan potensi daerah.

Cen Sui Lan menyebutkan bahwa pengembangan Geopark Natuna tidak hanya berorientasi pada pengakuan internasional, tetapi harus mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, maupun pengembangan wilayah.

“Kami berharap kehadiran Bappenas dapat membawa solusi dan arah kebijakan yang konkret, sehingga potensi yang dimiliki Natuna dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat,” ungkap Cen Sui Lan.

Dikatakan Cen Sui Lan, pengembangan geopark Natuna harus memiliki arah dan target yang jelas, serta terintegrasi mulai dari tingkat nasional hingga daerah.

BACA JUGA:  Pemda Natuna Minta Penambahan Armada Laut untuk Angkutan Lebaran 1446 H

“Geopark juga diharapkan tidak hanya menjadi label, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Cen Sui Lan.

Selain itu ucap Cen Sui Lan, Natuna dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis geologi yang berkelas internasional, didukung oleh keindahan alam, kekayaan geologi, serta posisi strategis sebagai wilayah perbatasan.

“Maka dari itu, sangat penting sinkronisasi program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional, termasuk dalam dokumen perencanaan seperti RPJMN, sehingga setiap langkah yang diambil memiliki arah yang jelas dan terukur,” ucap Cen Sui Lan.

Melalui rapat ini, tambah Cen Sui Lan, harapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong percepatan pengembangan Geopark Natuna menuju pengakuan UNESCO Global Geopark.

BACA JUGA:  Di SMAN 1 Jemaja, Ansar: Kepri Butuh Generasi Tangguh dan Tidak Minder

“Sekaligus menjadikan potensi daerah sebagai kekuatan utama dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” tambah Cen Sui Lan.

Selanjutnya, beberapa pimpinan OPD menyampaikan paparan terkait kendala yang dihadapi di lapangan. Dinas Perikanan mengungkapkan masih terbatasnya akses distribusi hasil perikanan, sehingga berdampak pada pemasaran dan nilai jual produk.

Sementara itu, Dinas Pertanian menyampaikan kendala pada distribusi hasil olahan kelapa yang belum optimal, sehingga perlu dukungan sistem logistik yang lebih baik.(maz)