BATAM, POSMETROBATAM: Harga kebutuhan dapur seperti cabe mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Saat ini harga cabai setan sudah di kisaran Rp 100 ribu perkilo, sebelumnya cabe tersebut masih seharga Rp 55 ribu.
Kenaikan harga cabe setan disusul dengan cabe merah, saat ini sudah diangka Rp 85 ribu perkilo, sebelumnya masih Rp 40 ribu. Harga cabe rawit juga semakin pedas, dari harga Rp 35 ribu naik menjadi Rp 65 ribu perkilonya
“Cabe ijo juga sudah naik harga,” kata Menak, pedagang sembako di Pasar SP Plaza, Sagulung.
Menurut Menak, kenaikan harga cabai sudah berlangsung tiga minggu belakangan, hal tersebut karena faktor cuaca yang tidak menentu. Bahkan seperti yang ia ketahui, saat ini curah hujan di wilayah Sumatera cukup tinggi dan tentunya berpengaruh terhadap tanaman cabai.
“Cabai ini datang dari wilayah Sumatera, seperti Medan dan Padang, saat ini curah hujan di lokasi tersebut cukup tinggi hingga menyebabkan gagal panen,” terangnya, Rabu (6/12).
Tidak hanya itu saja, tomat yang bisanya di jual Rp 14 ribu perkilo sudah naik harga menjadi Rp 20 ribu. Begitu juga dengan bawang merah, harganya naik menjadi Rp 40 ribu dari sebelumnya Rp 35 ribu.
“Bawang putih juga naik, sekarang Rp 35 ribu sebelumnya Rp 30 ribu. Memang naiknya hanya Rp 5 ribu saja, tetapi ini sangat terasa, apalagi sebentar lagi mau Natal dan Tahun Baru,” katanya.
Tidak hanya barang luar Batam saja yang mengalami kenaikan, rata rata harga sayuran produk Batam juga ikut naik harga. Seperti Bayam, saat ini sudah diangka Rp 20 ribu perkilo, padahal sebelunya masih Rp 10 ribu perkilo.
“Kangkung juga sudah naik harga dari Rp 8 ribu memjadi Rp 15 ribu perkilo, sedangkan sawi mengalami kenaikan drastis menjadi Rp 25 ribu, padahal sebelumnya Rp 12 ribu,” terangnya lagi.
Menak juga menerangkan, kenaikan harga satur lokal bukan karena mau menjelang Natal dan Tahun Baru, tapi karena memang setiap menjelang Bulan Desember, curah hujan tinggi hingga mempengaruhi hasil panen.
“Kenaikan harga sayur sudah berlangsung sepekan lalu. Tentu saja penjualan saya agak berkurang dari sebelumnya,” pungkasnya. (jho)









