Posmetrobatam.co: Setelah heboh di media sosial soal isu kejatuhan UFO di Madura, Skak Studios dan Sinemart menghadirkan gebrakan baru lewat film komedi sci-fi Foufo karya sutradara Bayu Skak. Official teaser trailer yang baru dirilis menampilkan momen lucu ketika UFO jatuh ke Bumi dan mempertemukan Tretan Muslim dengan sosok alien.
Dalam teaser, terlihat benturan kocak saat alien berada di tengah keluarga Madura. Muslim tengah berusaha mendapat pinjaman bank untuk melunasi biaya haji ibunya. Dalam kondisi terdesak, ia diajak temannya Kacung mencuri rel kereta. Suatu malam, Muslim bersama iparnya Ipul pun melancarkan aksi tersebut.
Namun, di tengah pencurian itu, benda asing tiba-tiba jatuh dari langit. Alih-alih mencuri rel, ketiganya justru membawa pulang benda penuh besi tersebut. Setibanya di rumah, benda asing itu ternyata membawa penumpang yang membuat seluruh keluarga besar Muslim terkejut.
Sementara itu, official teaser poster Foufo menyorot sosok Foufo sang alien yang jatuh ke Madura. Dengan kepala bulat besar berantena dan wajah tersenyum lugu, Foufo tampak berdampingan dengan Tretan Muslim yang akan menjadi kawan barunya.
Film Foufo disutradarai Bayu Skak, dengan produser eksekutif David Suwarto, serta produser Bayu Skak dan Ricky R. Setiawan. Film ini memadukan elemen animasi dan live action, dan hampir 80% pemerannya merupakan hasil casting langsung di Madura.
“Kami ingin membawa sesuatu yang baru di perfilman Indonesia, yakni komedi sci-fi. Ceritanya sederhana: bagaimana jika alien jatuh di Madura dan bertemu dengan keluarga Madura? Itu menjadi sesuatu yang unik,” ujar Bayu Skak, Sabtu (6/6/2026).
Kolaborasi Sinemart dengan Skak Studios telah terjalin sejak awal proyek. Kerja sama ini pertama kali diumumkan di JAFF Market 2024.
“Kami melihat ide dan cerita unik yang dibawa Bayu Skak, sehingga Sinemart yakin untuk berkolaborasi di Foufo. Film ini akan menjadi tawaran segar di perfilman Indonesia, mengangkat cerita keluarga Madura dengan balutan komedi sci-fi yang unik,” kata David Suwarto.
Selain Tretan Muslim, film ini juga dibintangi Habib Jafar, Benedictus Siregar, Mieke Shahir, dan Siti Kamariyah. Foufo menjadi film pertama Tretan sebagai pemeran utama.
“80% pemain Foufo hasil casting, bahkan ada yang tidak punya latar belakang akting. Ini yang membuat filmnya menarik, karena Bayu Skak tidak mau menjadikan orang Jakarta sebagai orang Madura, tapi memang orang Madura yang memerankan orang Madura. Foufo akan jadi film unik karena mempertemukan alien dengan keluarga Madura,” ujar Tretan Muslim.**









