Desa Cantik untuk Pengelolaan Data Berkualitas dan Perencanaan Pembangunan Desa Tepat Sasaran di Natuna

75

Natuna, Posmetrobatam.co: Pemerintah Kabupaten Natuna menandatangani kesepakatan dan kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Natuna tentang peningkatan dan pengelolaan data melalui penerapan tata kelola berbasis statistik.

Diantara penandatanganan itu yakni peningkatan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik). Program Desa Cantik ini selaras dengan arah kebijakan pemerintah Natuna melalui penguatan tata kelola dan pendampingan desa/kelurahan sesuai sasaran prioritas nasional.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan mengungkapkan dengan sinergi yang baik antara pemerintah Daerah dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Natuna dapat bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita minta program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) ini bermanfaat untuk masyarakat,” ungkap Bupati Natuna sebelum penandatanganan kerja sama tersebut, Senin (6/4) di Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir, Bukit Arai.

BACA JUGA:  Danlanud RHF Mengantar Keberangkatan Pangkogabwilhan I Dalam Rangka Kunker di Natuna

Sebagaimana diketahui sebut Cen Sui Lan, salah satu tujuan Desa Cantik ini untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya standarisasi pengelolaan data statistik untuk menjaga kualitas dan keterbandingan indikator statistik.

“Sehingga program pembangunan di desa/kelurahan tepat sasaran dan selaras dengan sasaran nasional,” sebut Cen Sui Lan.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Natuna, Wahyu Dwi Sugianto menyebutkan, sasaran program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) adalah untuk pembinaan aparat desa/kelurahan dalam meningkatkan kompetensi pengelolaan data statistik secara sektoral.

“Tujuannya mencakup peningkatan literasi data, standarisasi pengelolaan data, dan optimalisasi penggunaan data untuk perencanaan pembangunan desa yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” kata Wahyu Dwi Sugianto.

BACA JUGA:  Peduli Kaum Duafa, PWRI Bagikan 133 Paket Sembako ke Masyarakat Kurang Mampu

Program Desa Cantik BPS ini terang Wahyu Dwi Sugianto meliputi kemandirian desa dalam mengelola data dan mendukung kebijakan berbasis data.

Kemudian sambung Wahyu Dwi Sugianto, memberikan pendampingan teknis, mulai dari pelatihan agen statistik, pemutakhiran data, manajemen data, hingga diseminasi informasi melalui website atau publikasi cetak.

“Sasarannya agar perangkat desa aktif, sarana prasarana memadai, serta komitmen tinggi untuk membangun budaya data,” sambung Wahyu Dwi Sugianto.

Tahun 2026 ini ucap Wahyu Dwi Sugianto ada tiga Desa Cantik di Kabupaten Natuna yang menjadi sasaran, yaitu Desa Batu Gajah, Sungai Ulu dan Sepempang.

“Ketiga Desa tersebut berada di Kecamatan Bunguran Timur. Dan selanjutnya akan disusul oleh Desa lainnya,” ucapnya.(maz)

BACA JUGA:  Operasi Zebra Seligi 2023 di Karimun Dimulai, Ini 7 Sasarannya