Batam, Posmetrobatam.co: Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur terbakar. Polda Kepri mengerahkan kendaraan taktis (rantis) Karhutla danĀ armoured water cannonĀ (AWC) untuk membantu penanganan kebakaran tersebut, Kamis (5/2).
Direktur Samapta Polda Kepri, Kombes Pol. Joko Adi Nugroho menyebut pihaknya menerima informasi terjadinya kebakaran di TPA Punggur, Batam pukul 14.30 WIB, hingga pukul 19.46 WIB api masih belum berhasil dipadamkan.
āKami mengerahkan dua unit rantis, dan 15 personel pengamanan dan penyelamatan (Pamat) ke lokasi kebakaran,ā kata Joko.
Akibat kebakaran tersebut, asap putih tebal membumbung ke udara, terpantau hingga Bundaran Punggur, Kota Batam. Tidak ada korban jiwa, namun dikhawatirkan kebakaran menghambat aktivitas pembuangan sampah di Kota Batam.
Dia menyebut, material yang terbakar adalah sampah yang ada di TPA tersebut, dan dipastikan tidak ada korban jiwa.
āUntuk korban jiwa tidak ada, yang terbakar material sampah yang ada di TPA tersebut,ā katanya.
Menurut Joko, upaya pemadaman berlangsung sulit, karena material yang terbakar adalah sampah. Rantis Karhutla yang berkapasitas 2.000 liter dan AWC sebanyak 8.000 liter sudah tiga kali bolak-balik mengisi air untuk memadamkan api.
āSudah 30 ribu liter air yang dihabiskan untuk memadamkan api tersebut,ā ujar Joko.
Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran di TPA Punggur bukan yang pertama kali, pada tahun 2019 dan Februari 2021 sudah pernah terjadi kejadian serupa.
Sementara itu, kondisi TPA Punggur sejak Desember 2025 mengalami antrian truk pembuang sampah untuk membuang muatannya karena daya tampungnya yang sudah melebihi kapasitas.
Sampah-sampah rumah tangga di komplek perumahan sempat menumpuk karena belum diangkut oleh truk sampah dikarenakan terjadinya antrean di TPA Punggur.(ant)









