OJK Kepri dan FKIJK Gelar Financial Expo Dorong Literasi Keuangan

355

Batam, Posmetrobatam.co: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepri bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) menggelar Financial Expo di One Batam Mall, Jumat (3/10).

Acara yang dilaksanakan selama tiga hari Jumat (3/10) hingga Minggu (5/10) dibuka langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan Kepala OJK Kepri, Sinar Danandjaya.

“Acara ini sebagai edukasi banyak produk keuangan yang bisa dipilih masyarakat. Mulai dari tabungan, investasi, hingga pembiayaan. Harapannya, masyarakat makin cerdas memilih layanan sesuai kebutuhan dan mampu menjaga keuangan tetap sehat,” kata Danandjaya.

Expo ini menghadirkan lebih dari 15 stan industri jasa keuangan mulai dari perbankan, asuransi, pegadaian, pembiayaan, hingga investasi saham dan emas. Bahkan, dari ektor properti dan otomotif juga ikut ambil bagian, menciptakan perputaran transaksi yang dinilai tinggi selama pameran berlangsung.

BACA JUGA:  Porkot Batam Digelar 7-14 September 2025 Telan Dana Rp 2,5 Miliar, Dibagikan ke Cabor Sejak April

Selain itu, kata Danandjaya masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) di lokasi acara, termasuk melaporkan bila pernah menjadi korban kejahatan keuangan.

“Kita tahu SLIK ini semacam saringan agar pembiayaan tidak bermasalah. Dengan begitu, program keuangan bisa terus berkelanjutan, terutama bagi UMKM,” bebernya.

Selain pameran, kata Sinar, expo juga menggelar talkshow menghadirkan narasumber berpengalaman di bidang keuangan. Materi mencakup manfaat, risiko, dan cara memilih produk keuangan yang tepat, termasuk edukasi soal investasi bodong dan pinjaman online (pinjol) ilegal.

Dengan tema ‘Inklusi Keuangan untuk Semua Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’ expo ini diharapkan menjadi momentum agar masyarakat Batam dan Kepri tidak hanya mengenal produk keuangan, tetapi juga memahami hak, kewajiban, serta risiko di balik setiap layanan.

BACA JUGA:  RSIA Royal Medika Resmi Dibuka, Hadirkan Layanan Modern

“Banyak talk show yang kita hadirkan agar masyarakat harus makin paham manfaat dan risiko keuangan. Di sini ada bank syariah, pegadaian, investasi emas, saham, hingga pembiayaan otomotif. Semua hadir untuk memberi alternatif solusi keuangan yang tepat,” sebut Sinar.

Senada disampaikan, Gubernur Kepri Ansar Ahmad. Ia menekankan pentingnya kolaborasi OJK, pemerintah, dan lembaga jasa keuangan dalam memberi perlindungan ke masyarakat. Ia mengingatkan maraknya korban pinjol ilegal akibat minimnya pemahaman literasi keuangan.

“Tentunya giat ini sangat bagus. Karena baru beberapa hari lalu Pemprov Kepri melantik Satgas Pasti untuk memberantas aktivitas keuangan ilegal. Banyak masyarakat jadi korban karena ketidaktahuan, padahal ada lembaga resmi yang bisa dimanfaatkan. Itu sebabnya edukasi seperti ini harus masif,” tegas Ansar.

BACA JUGA:  PT Kepri Jatuhkan Hukuman Mati kepada  Mantan Kasatreskrim Polresta Barelang Kompol Satria Nanda

Ansar bahkan menuturkan pengalaman pribadi saat membantu orang dekat yang terlilit pinjol. Ia mengimbau agar masyarakat selalu waspada terkait pinjol yang bisa membahayakan diri dan keluarga.

“Saya tahu betul bahayanya. Karena itu saya apresiasi OJK dan semua pihak yang terlibat. Mari kita saling membahu membangun Kepri melalui literasi keuangan yang kuat,” pesan mantan Bupati Bintan itu. (hbb)