Perang di Kawasan Timur Tengah, Pemberangkatan Jamaah Umrah Asal Batam Normal hingga April 2026

12

Batam, Posmetrobatam.co: Pemberangkatan jamaah umrah dari Batam berjalan sesuai jadwal, meski  situasi perang di kawasan Timur Tengah berdampak pada operasional penerbangan internasional.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Batam, Syahbudi menegaskan, hingga saat ini tidak ada pembatalan maupun penundaan jamaah umrah asal Batam untuk periode Maret hingga April 2026.

“Tidak ada pembatalan. Karena dari Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi pada tanggal 2 Maret menegaskan bahwa kehidupan di Kerajaan Arab Saudi berjalan secara normal di seluruh wilayah,” ujarnya, Rabu (4/3).

Ia menjelaskan otoritas Arab Saudi juga menegaskan bahwa keamanan kerajaan, para pengunjung, serta seluruh penduduk, menjadi prioritas utama pemerintah setempat.

Dengan kondisi tersebut, kata dia, jamaah umrah dari Batam tetap dapat berangkat sesuai jadwal.

BACA JUGA:  Pendaftaran Calon Murid SD Keluarga tak Mampu di Batam Dibuka, Banyak Orang Tua Tanya Keikutsertaan PKH

“Insya Allah besok tanggal 7 dan tanggal 9 (Maret) ada yang berangkat umrah,” kata Syahbudi.

Untuk satu rombongan umrah, lanjutnya, biasanya terdiri dari sekitar 45 orang per grup, tergantung pada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Sementara itu imbauan resmi dari Kemenhaj pusat tertanggal 28 Februari 2026 menyebutkan, sehubungan dengan perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah, beberapa penerbangan menuju dan dari Arab Saudi berpotensi mengalami penjadwalan ulang, penundaan, atau pembatalan.

Jamaah diimbau untuk memastikan status penerbangan secara berkala sebelum berangkat ke bandara serta tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari maskapai, PPIU, dan otoritas terkait.

Kemenhaj RI bersama Perwakilan Republik Indonesia di Arab Saudi terus berkoordinasi guna memastikan jamaah Indonesia tetap aman dan terlayani dengan baik.

BACA JUGA:  PDIP dan Perindo Kepri Rapatkan Barisan Menangkan Ganjar Presiden

Keluarga jamaah di Tanah Air juga diimbau untuk tetap tenang dan memperoleh informasi resmi melalui PPIU masing-masing, agar setiap perkembangan dapat dipastikan kebenarannya.

Dengan adanya kepastian tersebut, Kemenhaj Batam berharap jamaah tetap fokus mempersiapkan ibadah dengan baik dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.(ant)