Batam, posmetrobatam.co: Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIV Tingkat Kecamatan Nongsa Tahun 2026. Turut hadir, Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Amsakar.
Pembukaan MTQH yang berlangsung khidmat dan semarak tersebut, digelar di halaman Yayasan Pondok Pesantren Darul Falah, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan ini juga dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kafilah dari empat kelurahan peserta, yakni Sambau, Batu Besar, Kabil, dan Ngenang. Suasana religius terasa sejak awal acara, menandai komitmen bersama dalam syiar Al-Qur’an di wilayah Nongsa.
Dalam sambutannya, Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta jajaran Kecamatan Nongsa atas kesiapan dan kerja keras dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQH tahun ini. Menurutnya, kekompakan antara panitia, pemerintah kelurahan, dan kecamatan menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan tersebut.
“Apa yang kami saksikan hari ini merupakan bukti bahwa panitia, pimpinan kelurahan, dan pimpinan kecamatan kompak bahu-membahu menyukseskan MTQH Tingkat Kecamatan Nongsa. Terima kasih atas dedikasi dan kerja keras seluruh pihak,” ujar Amsakar.
Ia menegaskan, MTQH tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an dan Hadits, tetapi juga momentum untuk bersama-sama membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat. Amsakar menilai berkembangnya rumah tahfiz serta pertumbuhan pesantren di Batam menjadi indikator positif keberhasilan pembinaan keagamaan.
“Ini menandakan proses pembinaan yang kita lakukan berjalan dengan baik. Rumah tahfiz terus tumbuh, pesantren terus berkembang. Artinya, upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an telah dikelola secara serius dan berkelanjutan,” katanya.
Di akhir sambutannya, Amsakar mengajak seluruh masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ia meyakini, apabila nilai-nilai keagamaan dijalankan secara konsisten, Batam akan tumbuh sebagai daerah yang penuh keberkahan.
“Jika umat beragama benar-benar mengamalkan nilai-nilai keagamaannya, insya Allah Batam akan menjadi negeri yang diberkati,” ungkapnya.
Melalui pelaksanaan MTQH XXXIV ini, Pemerintah Kota Batam berharap dapat melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam tilawah dan hafalan, tetapi juga menjadi teladan dalam akhlak serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah. (*/hbb)









