Natuna, Posmetrobatam.co: Memastikan kesiapan seluruh unsur terkait saat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, Polres Natuna menggelar Apel Gelar Pasukan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025 di Lapangan Apel Bhayangkara Polres Natuna, Selasa (4/11) pagi.
Apel gelar pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla dengan AKP Khairul sebagai perwira apel serta Ipda Ary Hernanda Dwi Putra, S.M. sebagai komandan apel.
Turut dihadiri oleh Wakil Bupati Natuna Jarmin Sidik, S.E., ,Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Ady Darmawan S, I,P,. P, S,C. perwakilan Danlanud RSA Kolonel Adm Marshall, M.Si, Kepala BPBD Natuna Raja Darmika, Kadis Damkar Syawal, S.E., serta perwakilan Satpol PP, Basarnas, PLN ULP Natuna, unsur TNI, Polri, BPBD, Dishub, dan OPD Natuna.
Sedangkan pelaksana apel terdiri dari tiga kompi pasukan, Kompi I terdiri unsur TNI AD, TNI AL, dan TNI AU. Kompi II dari unsur Personil Polres Natuna. Dan Kompi III terdiri dari unsur BPBD, Satpol PP, Basarnas, Damkar, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Natuna.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan pasukan, laporan komandan apel kepada pimpinan apel, pemeriksaan pasukan dan peralatan, serta penyematan perlengkapan secara simbolis.
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie.SH.,S.I.K.,M.M.,M.Tr.Opsla dalam amamatnya menyampaikan, apel gelar pasukan ini merupakan bentuk kesiapan dan sinergitas lintas instansi dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
“Seperti banjir, tanah longsor, dan gelombang tinggi yang rawan terjadi di Kabupaten Natuna,” ungkap Kapolres.
Apel kesiapan penanggulangan bencana ini sebut AKBP Novyan Aries Efendie dilaksanakan sebagai bentuk sinergitas dan pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi bencana di Kabupaten Natuna.
“Mulai dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, hingga instansi pemerintah daerah, telah siap menghadapi potensi bencana di Kabupaten Natuna,” sebutnya.
AKBP Novyan Aries Efendie mengingatkan kembali peristiwa tanah longsor di Kecamatan Serasan pada Maret 2023 lalu telah menelan 50 korban jiwa dan lebih dari 1.500 warga terdampak.
“Maka dari itu, penanggulangan bencana harus dilakukan melalui koordinasi yang kuat, peningkatan kapasitas SDM, serta edukasi masyarakat agar tercipta masyarakat yang tangguh menghadapi bencana,” ucapnya.
Lebih lanjut, AKBP Novyan Aries Efendie.SH.,S.I.K.,M.M.,M.Tr.Opsla menguraikan beberapa langkah strategis yang harus menjadi perhatian bersama, antara lain melaksanakan penanggulangan bencana secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.
“Untuk itu diperlukan kerja sama lintas sektor dan partisipasi seluruh elemen masyarakat agar penanggulangan bencana dapat berjalan cepat, tepat, dan bertanggung jawab,” lanjutnya.
Kemudian sambung AKBP Novyan Aries Efendie, untuk meningkatkan pelatihan dan kapasitas personel, memperkuat sistem data dan informasi kebencanaan berbasis teknologi,
menetapkan regulasi serta kebijakan pengurangan risiko bencana.
“Lalu mendorong keterlibatan aktif pihak swasta, relawan, dan masyarakat,” terangnya.
Kapolres Natuna mengajak seluruh peserta apel untuk terus meningkatkan sinergitas dan soliditas antarinstansi, serta memohon bimbingan dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap tugas kemanusiaan.
”Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan kepada kita semua dalam melanjutkan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya.
Apel gelar pasukan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut berjalan tertib dan khidmat, serta menjadi momentum penting dalam memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi antarinstansi menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Natuna.(maz)









