Arema FC Dibungkam Persik Kediri, Marcos Bilang Begini

113

Gresik, Posmetrobatam.co: Arema FC kalah 2-3 dari Persik Kediri. Pelatih Arema FC Marcos Santos menilai penyebabnya karena para pemain tampil minim intensitas dan determinasi pada babak pertama sebelum bangkit pada babak kedua.

“Pada jeda pertandingan saya harus menegur para pemain agar bereaksi. Jika tidak, kami bisa menanggung malu lagi,” kata Marcos dalam konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, Minggu (3/5).

Ia menjelaskan, teguran keras saat turun minum menjadi titik balik yang membuat Arema tampil lebih agresif setelah jeda.
Menurut dia, perubahan sikap para pemain pada babak kedua membuat timnya mencetak dua gol balasan.

“Pemain pada babak pertama belum siap. Setelah jeda mereka mencoba bereaksi dan kembali masuk ke dalam permainan,” ucapnya.

BACA JUGA:  Peroleh Poin sama dengan Irak, Arab Saudi Masuk Piala Dunia 2026 Bersama Qatar

Ia menegaskan Arema FC tetap menargetkan hasil maksimal pada sisa pertandingan musim ini meski sudah aman dari ancaman degradasi.
Menurut dia, situasi tersebut membuat sebagian pemain terlalu santai dalam beberapa laga terakhir.

“Kami harus terus mencari poin untuk memperbaiki posisi klasemen sekaligus melihat pemain untuk musim depan,” tuturnya.

Pemain Arema Walisson Maia mengakui timnya tampil jauh di bawah standar pada babak pertama.

Ia menilai tiga gol yang dicetak Persik seharusnya dapat dihindari apabila seluruh pemain lebih fokus sejak menit awal.

“Babak pertama kami sangat jauh dari apa yang mampu kami lakukan,” katanya.
Bek asal Brasil itu mengatakan teguran pelatih saat jeda pertandingan membangkitkan semangat para pemain untuk memperbaiki permainan.

BACA JUGA:  Tim Takraw Kepri Optimis Raih Medali Emas di PON XXI Aceh

“Kami mencoba membalikkan keadaan dan punya peluang menyamakan skor. Sekarang kami harus evaluasi dan fokus ke laga berikutnya,” tutup Walisson.(ant)