Kebakaran Maut di Karimun: Ibu dan Dua Balitanya Meninggal

80

Posmetrobatam.co: Kebakaran yang merenggut nyawa ibu dan dua anak yang masih balita itu, kini masih meninggalkan kisah pilu. Kejadian tragis di awal bulan Maret ini begitu masih terasa menyayat hati. Gimana tidak, seorang ibu dan dua anaknya harus terjebak dalam kobaran api yang membakar ruko tempat mereka berteduh.

Diselimuti asap pekat dan panasnya kobaran api, membuat ketiganya tak mampu bertahan. Sang ibu yang diketahui berinisial FL (31) dan dua anaknya AEA (3.5) dan SVA (2) kini menjadi catatan kelam tragedi di awal tahun 2026 ini. Ketiganya tewas dalam tragedi kebakaran pagi hari itu.

Kapolsek Balai, AKP Andri Yusri yang dikonfirmasi posmetro mengatakan kejadian berawal pukul 05.15 WIB. Pemilik ruko Kusdioro ditelepon oleh warga menginformasikan bahwa ada asap dari bangunan ruko/kelenteng miliknya.

BACA JUGA:  Penangkaran Buaya Batam Jebol Akibat Hujan, 32 Ekor Buaya Ditangkap

“Selanjutnya ia bersama anggota keluarga lainnya membuka pintu ruko/Klenteng dan melihat api di lantai satu telah membesar sehingga tidak dapat dimasuki. Api yang semakin besar kemudian naik ke lantai dua dan membakar lantai dua dan lantai tiga ruko tempat tinggalnya,” tambah Andri

Kemudian pukul 05.50 WIB, 2 unit Mobil Kebakaran Kab. Karimun tiba di TKP. Selanjutnya tim Damkar tiba Pukul 07.05 WIB dan langsung melakukan evakuasi terhadap korban jiwa yang selanjutnya dibawa ke RSUD M. Sani.

Dilanjutkan Andri, dugaan awal sumber api diduga kuat berawal dari lantai 1 ruko.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.30 WIB. Sementara untuk penyebab kebakaran masih kita dalami. Sedangkan api diketahui berawal dari lantai 1, saat ini kita juga masih mendalami proses lebih lanjut ya,” tegasnya lagi.(ria)

BACA JUGA:  Delapan Peserta Batam Bersaing di Empat Cabang Lomba STQH XI Kepri